Penerapan asas ultimum remedium pada sanksi tindakan terhadap anak pelaku kekerasan yang mengakibatkan kematian perspektif hukum pidana Islam : studi putusan pengadilan negeri Palembang No. 51 Pid.Sus-Anak/2024/PN.Plg

Zen, Nickmetin Erbakan (2025) Penerapan asas ultimum remedium pada sanksi tindakan terhadap anak pelaku kekerasan yang mengakibatkan kematian perspektif hukum pidana Islam : studi putusan pengadilan negeri Palembang No. 51 Pid.Sus-Anak/2024/PN.Plg. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of Skripsi_2102026116_Nickmetin_Erbakan_Zen] Text (Skripsi_2102026116_Nickmetin_Erbakan_Zen)
Skripsi_2102026116_Nickmetin_Erbakan_Zen.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan asas ultimum remedium terhadap sanksi tindakan bagi anak pelaku kekerasan yang mengakibatkan kematian dalam perspektif Hukum Pidana Islam. Meningkatnya jumlah tindak kekerasan berat yang dilakukan oleh anak, yang menimbulkan dilema serius, apakah konsep pemidanaan harus lebih mengedepankan pendekatan rehabilitatif atau retributif, khususnya ketika perbuatan tersebut meng-akibatkan hilangnya nyawa seseorang. Penelitian ini berfokus pada telaah Putusan Pengadilan Negeri Palembang No. 51 Pid.Sus-Anak/2024/PN.Plg, yang mencerminkan ketegangan antara per-lindungan hak anak pelaku atau pemidanaan yang setimpal untuk keadilan bagi korban serta keluarganya. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis-normatif dengan analisis studi putusan pengadilan dan undang undang serta analisis hukum Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan asas ultimum remedium dalam kasus anak pelaku tindak pidana berat masih belum sepenuhnya bisa menyelesaikan masalah, terutama dalam konteks keadilan bagi korban dan keluarga. Hukum Pidana Islam menawarkan pendekatan yang lebih seimbang antara pemidanaan retributif dan rehabilitatif melalui konsep “ta’zīr ta’dībiyyah”, yang memungkinkan penghukuman dengan tetap mempertimbangkan aspek moral, psikologis, dan sosial anak. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan konsep pemidanaan anak yang lebih adil dan sesuai dengan prinsip perlindungan anak, baik dalam hukum nasional maupun dalam hukum Islam.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Asas ultimum remedium; Anak pelaku; Kekerasan; Hukum pidana Islam; Sanksi tindakan; Kematian
Subjects: 300 Social sciences > 340 Law > 345 Criminal law
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > 74231 - Hukum Pidana Islam
Depositing User: Arya Faith Pratama
Date Deposited: 03 Feb 2026 02:26
Last Modified: 03 Feb 2026 02:26
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29195

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics