Kajian geodinamik dan etnoreligi dalam analisa perubahan arah kiblat di Masjid Ibnu Sina Karangasem Bali

Hidayat, Muhammad Asyrof (2025) Kajian geodinamik dan etnoreligi dalam analisa perubahan arah kiblat di Masjid Ibnu Sina Karangasem Bali. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of Skripsi_2102046019_Muhammad_Asyrof_Hidayat] Text (Skripsi_2102046019_Muhammad_Asyrof_Hidayat)
Skripsi_2102046019_Muhammad_Asyrof_Hidayat.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB)

Abstract

Kemelencengan arah kiblat masjid sering kali ditemukan, bahkan jarang dilakukan pengecekan guna mencari suatu kebenaran dari arah kiblat itu sendiri, namun sampai sekarang masih sering dijumpai beberapa masjid yang pasca pengukuran ulangnya dikembalikan ke kiblat sebelumnya (melenceng), salah satunya Masjid Ibnu Sina Karangasem Bali. Pulau Bali terletak dipertemuan lempeng eurasia dan lempeng indo-australis, secara data memiliki intensitas gempa bumi yang tinggi, selain itu Bali juga kental akan budaya dan sejarahnya. Sehingga dalam penelitian ini mengkaji aspek/faktor Geodinamika yang menyebabkan perubahan arah kiblat pada Masjid Ibnu Sina Karangasem Bali, serta pengaruh aspek/faktor Etnoreligi dalam penentuan arah kiblat di Masjid tersebut.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah penelitian lapangan (Field Research). Sumber data terdiri dari data primer berupa data gempa bumi dari BMKG, data koordinat dari BIG dan juga observasi data dilapangan yakni pengecekan arah kiblat secara langsung di Masjid Ibnu Sina Karangasem Bali, serta data sekunder yang diperoleh dari wawancara ke tokoh agama, ta’mir, masyarakat dan BMKG, data pendukung lainnya berupa dokumentasi; jurnal, tesis dan buku-buku pendukung lainnya. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, yakni analisis arah kiblat Masjid Ibnu Sina Karangasem Bali dikaitkan dengan pergeseran lempeng bumi dan sejarah budaya Islam awal di Lingkungan Karangasem Bali.
Kesimpulan dari Penelitian ini, Kemelencengan Arah Kiblat Masjid Ibnu Sina Karangasem Bali -+ 2635 Km tidak merupakan dampak dari pergeseran lempeng bumi yang disebabkan oleh gempa, melainkan dari Etno-Religi yang sangat diyakini masyarakat, dari kurangnya pemahaman dan minim ditemukan narasi dan literasi.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Geodinamika; Etnoreligi; Perubahan arah kiblat; Masjid
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.26 Islam and secular disciplines > 297.265 Islam and natural science (Incl. Islamic Astronomy/Ilmu Falak)
200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.3 Islamic Worship / Ibadah
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > 50202 - Ilmu Falak
Depositing User: Arya Faith Pratama
Date Deposited: 03 Feb 2026 02:47
Last Modified: 03 Feb 2026 02:47
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29208

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics