Analisis ihtiyat daerah pada jadwal imsakiyah Universitas Islam Negeri Walisongo tahun 1446 H / 2025 M berdasarkan faktor ketinggian dan luas geografis daerah di Jawa Tengah

Assegaf, Fardan Baldy Azzawahry (2025) Analisis ihtiyat daerah pada jadwal imsakiyah Universitas Islam Negeri Walisongo tahun 1446 H / 2025 M berdasarkan faktor ketinggian dan luas geografis daerah di Jawa Tengah. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of Skripsi_2102046045_Fardan_Baldy_Azzawahri_Assegaf] Text (Skripsi_2102046045_Fardan_Baldy_Azzawahri_Assegaf)
Skripsi_2102046045_Fardan_Baldy_Azzawahri_Assegaf.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB)

Abstract

Penentuan waktu salat merupakan aspek fundamental dalam pelaksanaan ibadah umat Islam. Jadwal Imsakiyah yang disusun oleh UIN Walisongo Semarang menjadi salah satu rujukan penting bagi masyarakat, terutama selama bulan Ramadan. Namun, penggunaan jadwal tersebut memiliki ihtiyat daerah secara merata di seluruh wilayah Jawa Tengah, serta memiliki keragaman topografis, seperti perbedaan ketinggian tempat dan luas wilayah, menimbulkan pertanyaan terkait akurasi waktu yang ditetapkan.
Berdasarkan latar belakang yang telah dipaparkan tersebut, penulis akan mengkaji tentang analisa terhadap perhitungan ihtiyat daerah pada jadwal Imsakiyah UIN Walisongo dan melakukan uji akurasi ihtiyat daerah pada jadwal Imsakiyah UIN Walisongo. Adapun metode Penelitian yang digunakan yaitu penelitian Kualitatif (library research) Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan teknik dokumentasi. Penelitian juga dilakukan dengan pendekatan deskriptif komparatif yang menggambarkan fakta-fakta yang ada secara mendetail.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan ihtiyat daerah pada jadwal imsakiyah UIN Walisongo menggunakan selisih bujur kota acuan dengan kota asal tanpa memperhitungkan variasi ketinggian tempat. Hal ini menyebabkan potensi ketidaktepatan waktu salat di daerah dataran tinggi atau wilayah yang berada jauh dari pusat kota. Oleh karena itu, perlu ditambahkan ihtiyat agar dapat mencover seluruh wialyah, penulis membagi penambahan 3 ihtiyat. penambahan 1-2 menit untuk daerah yang memiliki ketinggian 71- 633 meter, penambahan 3-4 menit untuk daerah yang memiliki ketinggian 634- 1759 meter, penambahan 5 menit untuk daerah yang memiliki ketinggian 1759- 2534 meter.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Jadwal imsakiyah; Ihtiyat; Waktu salat; Ketinggian tempat; UIN Walisongo
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.26 Islam and secular disciplines > 297.265 Islam and natural science (Incl. Islamic Astronomy/Ilmu Falak)
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > 50202 - Ilmu Falak
Depositing User: Arya Faith Pratama
Date Deposited: 03 Feb 2026 03:15
Last Modified: 03 Feb 2026 03:15
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29215

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics