Hospitalitas pelayanan ”Piring Kasih” sebagai sarana untuk memperkuat kerukunan antarumat beragama : studi kasus komunitas Gereja Santa Theresia Bongsari, Kota Semarang

Setiyowati, Reny (2025) Hospitalitas pelayanan ”Piring Kasih” sebagai sarana untuk memperkuat kerukunan antarumat beragama : studi kasus komunitas Gereja Santa Theresia Bongsari, Kota Semarang. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of Skripsi_2104036045_Reny_Setiyowati] Text (Skripsi_2104036045_Reny_Setiyowati)
Skripsi_2104036045_Reny_Setiyowati.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (6MB)

Abstract

Gereja sebagai lembaga keagamaan memiliki peran sangat penting untuk mengayomi masyarakat sekitar, terutama kelas menengah ke bawah yang memiliki keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan pangan. Gereja Katolik memiliki fungsi yang tidak hanya terbatas pada pengembangan spiritual, melainkan juga mengemban tanggung jawab moral dengan berbelas kasih dan memberikan bantuan sosial guna peningkatan kesejahteraan dan kesetaraan bagi masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan konsep pelayanan “piring kasih” di Gereja Santa Theresia Bongsari, Kota Semarang dan mengkaji bentuk-bentuk hospitalitas dalam pelayanan “piring kasih” sebagai sarana memperkuat kerukunan antarumat beragama. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan studi kasus sebagai metode untuk mengeksplorasi suatu aktivitas dalam komunitas Gereja Santa Theresia Bongsari, Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologis dengan menggunakan landasan analisis teori kerukunan antarumat beragama berbasis etika menurut Franz Magnis-Suseno. Teknik pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan cara observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan dua temuan sebagai berikut: Pertama, konsep pelayanan “piring kasih” oleh komunitas Gereja Santa Theresia Bongsari, Kota Semarang merupakan bantuan makan siang gratis kepada masyarakat umum yang dilandaskan pada teologis dan kemanusiaan. Pelayanan “piring kasih” tidak menjadi bagian dari misionaris gereja, sebab diselenggarakan dengan manajemen yang tepat sebagai wujud komitmen gereja untuk membantu dan menyebarkan kasih kepada sesama. Kedua, bentuk-bentuk hospitalitas pelayanan “piring kasih” diwujudkan melalui sikap keterbukaan dan penerimaan semua orang, sikap empati, sikap berbagi, serta komitmen melayani terhadap sesama. Tindakan hospitalitas dalam pelayanan “piring kasih” berlandaskan pada prinsip hormat dan rukun terhadap sesama sebagai bentuk tindakan sosiologis dalam memperkuat kerukunan antarumat beragama yang merupakan puncak dalam kemanusiaan dan persaudaraan secara universal.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Pelayanan; Gereja; Hospitalitas; Kerukunan antar umat beragama
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 201 Religious mythology, general classes of religion, interreligious relations and attitudes, social theology
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > 76234 - Studi Agama-agama
Depositing User: Gilang D. Wibowo
Date Deposited: 03 Feb 2026 05:00
Last Modified: 03 Feb 2026 05:00
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29234

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics