Resepsi estetika Al-Qur’an : studi living Qur’an terhadap kaligrafi Al-Qur’an pada Masjid Raya Sheikh Zayed Solo

Mahasina, M. Tsaqifa (2025) Resepsi estetika Al-Qur’an : studi living Qur’an terhadap kaligrafi Al-Qur’an pada Masjid Raya Sheikh Zayed Solo. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of Skripsi_2104026158_M_Tsaqifa_Mahasina] Text (Skripsi_2104026158_M_Tsaqifa_Mahasina)
Skripsi_2104026158_M_Tsaqifa_Mahasina.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna pesan moral dan bentuk resepsi estetis terhadap kaligrafi ayat Al-Qur’an yang menhiasi Masjid Raya Sheikh Zayed Solo (MRSZS). Fokus penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana teks atau kaligrafi Al-Qur’an diterima, dimaknai, dan direspon oleh jamaah melalui medium seni kaligrafi yang terpasang di lingkungan masjid tersebut. Masjid yang diresmikan pada tahun 2023 ini merupakan simbol persahabatan Indonesia dan Uni Emirat Arab, sekaligus pusat aktivitas ibadah dan wisata religi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan Living Qur’an. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Analisis data didasarkan pada teori resepsi estetika Hans Robert Jauss dengan memposisikan jamaah dan pengurus masjid sebagai reseptor yang membaca dan memaknai pesan kaligrafi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resepsi estetis terhadap kaligrafi Al-Qur’an di MRSZS diwujudkan dalam bentuk pemahaman, apresiasi, dan penghayatan terhadap pesan moral yang terkandung dalam kaligrafi. Penempatan kaligrafi di masjid ini mencerminkan tiga pesan dalam kehidupan beragama, yaitu tauhid (keimanan), ukhuwah (persaudaraan), dan amal saleh (ketakwaan). Kaligrafi Ayat Kursi di kubah utama melambangkan pusat ketauhidan; Ali Imran 102–103 di kubah selatan menekankan ukhuwah; Al-Mu’minun 1–11 di kubah utara menggambarkan amal saleh; dan Fussilat 33–35 di kubah timur memuat pesan dakwah dan kesabaran. Kaligrafi Asmaul Husna di dinding kiblat mempertegas konsep tauhid sebagai tujuan utama ibadah. Penelitian ini menunjukkan bahwa kaligrafi di MRSZS berfungsi tidak hanya sebagai ornamen estetis, tetapi juga sebagai media dakwah visual yang memperkuat nilai-nilai Islam di tengah masyarakat.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Resepsi estetis; Living Qur’an; Kaligrafi; Masjid Raya Sheikh Zayed Solo
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.26 Islam and secular disciplines > 297.267 Islam and arts
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > 76231 - Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: Hizkia Chandra
Date Deposited: 06 Feb 2026 01:03
Last Modified: 06 Feb 2026 01:03
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29267

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics