Analisis konsep Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) Muhammadiyah

Zar'ah, Nur Fajriani (2024) Analisis konsep Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) Muhammadiyah. Masters thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of Tesis_2202048038_Nur_Fajriani_Zar_Ah] Text (Tesis_2202048038_Nur_Fajriani_Zar_Ah)
Tesis_2202048038_Nur_Fajriani_Zar_Ah.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB)

Abstract

Perbedaan penentuan awal bulan Hijriah telah menjadi isu klasik dalam Islam. Hal ini mencerminkan kebutuhan mendesak akan sistem kalender Islam yang bersifat global, akurat, dan dapat diterima oleh seluruh umat Islam. Dalam hal ini Muhammadiyah memperkenalkan konsep Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) dengan prinsip satu hari satu tanggal di seluruh dunia. Selama ini Muhammadiyah menggunakan metode Wujudul Hilal dengan kriteria ketinggian hilal di atas 0° tanpa mempertimbangkan elongasi. Sedangkan KHGT menggunakan kriteria ketinggian hilal 5°, elongasi 8°. Perbedaan konsep keduanya cukup signifikan. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana konsep perubahan kriteria Wujudul Hilal menjadi KHGT Muhammadiyah serta implementasi dan validitas KHGT ditinjau dari perspektif Ilmu Falak.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif yang mencakup studi lapangan, dengan data dari hasil wawancara, buku Pedoman Hisab Muhammadiyah, hasil mukhtamar Muhammadiyah ke-47 dan ke-48, dan kumpulan makalah seminar KHGT. Analisis yang digunakan ada tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peralihan konsep dari Wujudul Hilal ke KHGT oleh Muhammadiyah merupakan langkah signifikan dalam upaya unifikasi penanggalan Islam secara global. Meski secara hisab KHGT memiliki dasar astronomis yang kuat, pendekatan matla’ global yang diusungnya masih menimbulkan perdebatan, terutama karena mengabaikan realitas visibilitas hilal di berbagai wilayah. Implementasinya pun menghadapi kendala serius, mengingat belum adanya otoritas tunggal yang dapat menetapkan awal bulan secara serempak untuk seluruh dunia Islam. Dengan demikian, meskipun KHGT menawarkan solusi teoritis untuk penyatuan kalender, secara praktis ia berpotensi menimbulkan ketegangan baru di tengah keragaman metodologis dan otoritatif umat Islam di berbagai negara.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT); Muhammadiyah; Wujudul hilal; Hisab
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.26 Islam and secular disciplines > 297.265 Islam and natural science (Incl. Islamic Astronomy/Ilmu Falak)
Divisions: Program Pascasarjana > Program Master (S2) > 50102 - Ilmu Falak (S2)
Depositing User: Hizkia Chandra
Date Deposited: 06 Feb 2026 01:08
Last Modified: 06 Feb 2026 01:08
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29276

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics