Pemikiran Murtaba Muhammad Chan tentang penerapan kriteria ijtimā‘ qabla ghurūb dalam penentuan awal Bulan Kamariah
Wanandi, Zulfian (2025) Pemikiran Murtaba Muhammad Chan tentang penerapan kriteria ijtimā‘ qabla ghurūb dalam penentuan awal Bulan Kamariah. Masters thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
Tesis_2202048042_Zulfian_Wanandi.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (3MB)
Abstract
Penentuan awal bulan Kamariah merupakan persoalan penting dalam Islam yang berdampak langsung pada pelaksanaan ibadah seperti Ramadan dan Idul Fitri. Perbedaan pendekatan antara metode hisab dan rukyat sering kali menimbulkan ketidakkonsistenan dalam penetapannya. Salah satu tokoh yang menawarkan pendekatan alternatif adalah Murtaba Muhammad Chan dengan kriteria Ijtimā' Qabla Ghurūb. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemikiran astronomi Murtaba Muhammad Chan dalam menentukan awal bulan Kamariah, khususnya melalui pendekatan kriteria tersebut, serta melihat konteks penerapannya dalam penetapan awal Syawal 1412 H/1992 dan 1414 H/1994 M.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan pendekatan studi pustaka. Sumber utama penelitian ini adalah karya-karya Murtaba Muhammad Chan, termasuk tulisan-tulisannya yang terdapat dalam berbagai sumber sekunder terkait hisab-rukyat di Indonesia.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Murtaba Muhammad Chan dipengaruhi oleh guru-gurunya, yaitu Syekh Muhammad Basuini Imran, KH Endang Abdurrahman, dan KH Aly Ghozali dari Persis, dalam mengembangkan konsep ijtimak sebagai dasar utama penentuan awal bulan, selama ijtimak terjadi sebelum matahari terbenam (ijtimā' qabla ghurūb), tanpa memperhitungkan tinggi hilal. Dalam kasus awal Syawal 1412 H, pandangannya menyatakan bahwa ijtimak terjadi sebelum ghurub di seluruh wilayah Indonesia, sehingga 1 Syawal jatuh pada hari Sabtu, 3 April 1992, berbeda dengan keputusan pemerintah yang menetapkan hari Ahad. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pemikiran Murtaba Muhammad Chan mencerminkan pendekatan hisab murni yang berbasis pada astronomi klasik dengan kriteria ijtimak sebagai tolok ukur utama. Meskipun belum banyak diterima oleh pemerintah dan institusi modern, pendekatan ini tetap memberikan kontribusi yang signifikan terhadap dinamika pemikiran falak di Indonesia.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Murtaba Muhammad Chan; Ijtimā' Qabla Ghurūb; Awal bulan Kamariah; Hisab rukyat |
| Subjects: | 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.26 Islam and secular disciplines > 297.265 Islam and natural science (Incl. Islamic Astronomy/Ilmu Falak) |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Master (S2) > 50102 - Ilmu Falak (S2) |
| Depositing User: | Hizkia Chandra |
| Date Deposited: | 06 Feb 2026 01:13 |
| Last Modified: | 06 Feb 2026 01:13 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29277 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
