Praktik kontrak terhadap sewa-menyewa pohon mangga dalam perspektif hukum Islam : studi kasus di Desa Denasri Kulon Kecamatan Batang Kabupaten Batang
Nasution, Reza Akbar Maulana (2024) Praktik kontrak terhadap sewa-menyewa pohon mangga dalam perspektif hukum Islam : studi kasus di Desa Denasri Kulon Kecamatan Batang Kabupaten Batang. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
Skripsi_1902036175_Reza_Akbar_Maulana_Nasution.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (2MB)
Abstract
Muamalah merupakan kegiatan yang mengatur hubungan antar manusia untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Salah satu bentuknya adalah sewa menyewa. Di Desa Denasri Kulon Kecamatan Batang Kabupaten Batang, terdapat praktik sewa pohon mangga melalui sistem kontrak, meskipun pohon belum berbuah saat akad. Masa kontrak berlansung 1-2 tahun dengan harga yang disepakati oleh pemilik pohon dan penyewa. Selama kontrak, penyewa merawat pohon dengan pupuk, vitamin, dan obat rangsang, meskipun hasil panen dipengaruhi oleh faktor alam. Praktik ini menjadi kebiasaan masyarakat untuk menambah penghasilan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik kontrak terhadap sewa menyewa pohon mangga di Desa Denasri Kulon dan menurut pandangan hukum Islam terhadap hal tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode normatif empiris (non doctrinal) atau penelitian lapangan (field reaserch) dengan pendekatan yuridis empiris. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi untuk membandingkan teori dengan praktik di lapangan. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk menilai praktik kontrak sewa menyewa pohon mangga di Desa Denasri Kulon menurut hukum Islam.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa praktik sewa pohon mangga di Desa Denasri Kulon telah memenuhi rukun dan syarat sewa-menyewa. Kemudian, transaksi ini mengandung gharār yang pada dasarnya dilarang dalam Islam, karena dapat menyebabkan ketidakpastian yang merugikan salah satu pihak. Namun, hukum larangan gharār memiliki pengecualian dalam kasus tertentu, seperti adanya kebutuhan yang mendasari melakukan transaksi tersebut yang sulit dihindari dan tidak menyebabkan kerugian signifikan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Mu’āmalah; Kontrak; Sewa menyewa; Pohon mangga; Hukum Islam |
| Subjects: | 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.273 Islam and economics |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > 74234 - Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) |
| Depositing User: | Hizkia Chandra |
| Date Deposited: | 06 Feb 2026 01:16 |
| Last Modified: | 06 Feb 2026 01:16 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29282 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
