Tinjauan kompilasi hukum ekonomi syariah terhadap praktik jual beli produk UMKM kue kering tanpa nomor P-IRT di Kendal

Firdaus, Alinawati (2025) Tinjauan kompilasi hukum ekonomi syariah terhadap praktik jual beli produk UMKM kue kering tanpa nomor P-IRT di Kendal. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of Skripsi_2002036024_Alinawati_Firdaus] Text (Skripsi_2002036024_Alinawati_Firdaus)
Skripsi_2002036024_Alinawati_Firdaus.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB)

Abstract

Keberadaan nomor P-IRT merupakan salah satu jaminan keamaan pangan yang sangat penting untuk perlindungan konsumen. Namun pada kenyataannya, di lapangan masih banyak UMKM yang beroperasi tanpa nomor P-IRT tersebut. Kekosongan regulasi terkait perizinan P-IRT pada sebagian besar produk ini menimbulkan pertanyaan signifikan mengenai jaminan keamanan produk, perlindungan konsumen, dan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah dalam transaksi ekonomi. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis praktik jual beli produk UMKM kue kering tanpa P-IRT dan mengidentifikasi bagaimana kepatuhanncya terhadap ketentuan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah, serta menganalisis implikasinya terhadap konsumen.
Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan yuridis normatif dan yuridis empiris. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan pelaku UMKM kue kering dan konsumen di Kendal. Data sekunder berasal dari Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis datanya menggunakan metode analisis deskriptif.
Penelitian ini menyimpulkan, pertama, bahwa praktik jual beli kue kering tanpa nomor P-IRT di Kendal umumnya dilakukan melalui pre-order, penitipan di warung, atau penjualan langsung tanpa sertifikasi. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan pengetahuan, biaya, dan akses pengurusan P-IRT. Produk yang dijual sering tidak mencantumkan komposisi, berat bersih, dan label keamanan, sehingga menimbulkan keraguan konsumen terkait mutu dan keamanan pangan. Kedua, Dari sisi KHES, praktik ini belum sepenuhnya sesuai prinsip syariah karena tidak adanya nomor P-IRT dan informasi produk yang jelas menimbulkan unsur gharar (ketidakjelasan) yang dilarang dalam transaksi syariah. Oleh sebab itu, KHES menekankan pentingnya pemenuhan standar legalitas dan keamanan pangan agar jual beli sesuai prinsip syariah dan melindungi semua pihak.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Jual beli; Kompilasi hukum ekonomi syariah; Produk UMKM; Kue kering; Tanpa nomor; Gharar
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.273 Islam and economics
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > 74234 - Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)
Depositing User: Hizkia Chandra
Date Deposited: 06 Feb 2026 01:21
Last Modified: 06 Feb 2026 01:21
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29284

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics