Bimbingan agama Islam untuk menumbuhkan self acceptance pada penerima manfaat di Panti Pelayanan Sosial Anak Mandiri Semarang
Mahfiroh, Elsa Dwi (2024) Bimbingan agama Islam untuk menumbuhkan self acceptance pada penerima manfaat di Panti Pelayanan Sosial Anak Mandiri Semarang. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
Skripsi_2001016073_Elsa_Dwi_Mahfiroh.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (1MB)
Abstract
Self acceptance (penerimaan diri) adalah kemampuan individu untuk menerima dirinya sendiri secara utuh, baik kelebihan maupun kekurangannya. Aspek ini menjadi tantangan besar bagi remaja, terutama mereka yang tinggal di lingkungan sosial yang sulit seperti Panti Pelayanan Sosial Anak Mandiri Semarang. Rendahnya penerimaan diri pada penerima manfaat terlihat dari kurangnya kepercayaan diri, kesulitan mengenali kelebihan dan kekurangan, serta ketidakmampuan mengelola emosi dan membangun hubungan dengan orang lain. Masalah ini menghambat perkembangan psikologis mereka dan membutuhkan penanganan yang sesuai. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah bimbingan agama Islam dengan menerapkan beberapa metode dan materi yang dilakukan oleh pembimbing agama serta pekerja sosial yang ada di PPSA Mandiri Semarang.
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan bimbingan agama Islam yang dilakukan oleh pembimbing agama dalam menumbuhkan self acceptance pada penerima manfaat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengambilan data yaitu observasi dengan melakukan pra penelitian ke tempat lokasi yaitu PPSA Mandiri Semarang, wawancara yang dilakukan kepada pembimbing agama, pekerja sosial, dan penerima manfaat. Teknik analisis yang digunakan menggunakan analisis deskriptif, yaitu: merangkum data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Teknik validitas data yaitu dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan agama Islam untuk menumbuhkan self acceptance pada penerima manfaat di PPSA Mandiri Semarang dapat dilihat dari: 1) Penerapan metode langsung secara berkelompok melalui ceramah dan dialog. Penerapan metode ini mampu menumbuhkan aspek self acceptance berupa keterbukaan diri, seperti keberanian untuk berbicara, bertanya, dan menerima masukan dari pembimbing maupun kelompok. 2) Pemberian materi tentang nilai-nilai Islam seperti syukur, tawakal, dan qana’ah. Materi ini mampu menumbuhkan self acceptance pada aspek kesehatan psikologis, seperti kemampuan mengelola emosi, menerima diri sendiri dengan positif, dan mencapai keseimbangan psikologis. Dengan demikian pemberian metode dan materi bimbingan agama Islam sebagaimana di atas mampu menumbuhkan self acceptance pada penerima manfaat dilihat dari tiga aspek, yaitu keterbukaan diri, kesehatan psikologis, dan penerimaan terhadap orang lain, yang diwujudkan melalui peningkatan hubungan sosial dan rasa percaya diri yang lebih baik.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bimbingan agama Islam; Self acceptance; Penerimaan diri; Penerima manfaat |
| Subjects: | 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.74 Dakwah |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > 70232 - Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) |
| Depositing User: | Miswan Miswan |
| Date Deposited: | 23 Apr 2026 07:33 |
| Last Modified: | 23 Apr 2026 07:33 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29509 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
