Penerapan metode artikulasi dalam pembelajaran membaca Al-Qur’an bagi siswa tunarungu di SLB Negeri Semarang

Kamilia, Fithrotul (2024) Penerapan metode artikulasi dalam pembelajaran membaca Al-Qur’an bagi siswa tunarungu di SLB Negeri Semarang. Masters thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of Tesis_2203018010_Fithrotul_Kamilia] Text (Tesis_2203018010_Fithrotul_Kamilia)
Tesis_2203018010_Fithrotul_Kamilia.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya metode artikulasi dalam pembelajaran membaca al-Qur’an bagi siswa tunarungu di SLB Negeri Semarang, mengungkap proses penerapannya, serta menguraikan implikasinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode artikulasi berperan sebagai terapi wicara yang efektif untuk mengembangkan kemampuan vokal dan komunikasi sehari-hari siswa tunarungu. Metode ini memenuhi kebutuhan siswa dalam memahami bahasa lisan, melatih pelafalan huruf hijaiyah dengan benar, serta menyesuaikan variasi kemampuan pendengaran dan berbicara. Proses penerapan metode ini melibatkan pendekatan global dan non-global, pengajaran vokal dasar, latihan pernapasan, pengucapan kata, hingga pembentukan kalimat. Pendekatan global menekankan pengucapan kata atau kalimat secara utuh, sedangkan pendekatan non-global fokus pada pengucapan huruf atau suku kata terpisah. Pengajaran dilakukan secara bertahap, dimulai dari pengenalan huruf vokal dan konsonan hingga latihan membaca ayat al-Qur’an, dengan bantuan alat seperti kartu hijaiyah, cermin, dan tisu. Guru memberikan bimbingan aktif untuk menciptakan suasana belajar yang interaktif. Implikasi penerapan metode ini mencakup peningkatan kemampuan membaca al-Qur’an siswa, terutama dalam pelafalan huruf hijaiyah sesuai tajwid. Namun, beberapa huruf dengan fonologi kompleks masih menjadi tantangan. Selain itu, metode ini membantu siswa memahami intonasi dan panjang vokal yang sesuai dengan kaidah tajwid. Dengan keberhasilan dalam membangun struktur fonologis dan pola bacaan yang baik, metode artikulasi terbukti efektif dan membutuhkan integrasi dengan latihan tajwid berulang untuk mengoptimalkan kemampuan membaca al-Qur’an siswa tunarungu.

ABSTRACT:
This study aims to analyze the significance of the articulation method in teaching Quranic reading to deaf students at SLB Negeri Semarang, uncover the implementation process, and describe its implications. The research employs a qualitative method with a phenomenological approach. Data were collected through interviews, observations, and documentation. The findings reveal that the articulation method serves as an effective speech therapy technique to develop vocal abilities and daily communication skills among deaf students. This method addresses students’ needs in understanding spoken language, training proper pronunciation of hijaiyah letters, and accommodating variations in hearing and speaking abilities. The implementation process involves global and non-global approaches, basic vocal training, breathing exercises, word articulation, and sentence formation. The global approach emphasizes the pronunciation of entire words or sentences, while the non-global approach focuses on individual letters or syllables. Teaching is carried out gradually, starting with the introduction of vowels and consonants, progressing to Quranic verse reading, and utilizing aids such as hijaiyah letter cards, mirrors, and tissues. Teachers provide active guidance to create an interactive learning environment. The implications of this method include improved Quranic reading skills, particularly in pronouncing hijaiyah letters according to tajweed rules. However, certain letters with complex phonology, remain challenging. Additionally, the method aids students in understanding intonation and vowel length according to tajweed principles. With its success in establishing phonological structures and effective reading patterns, the articulation method proves effective but requires integration with repeated tajweed practice to optimize Quranic reading skills for deaf students.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Metode artikulasi; Siswa tunarungu; Metode pembelajaran; Membaca Al-Qur’an; Terapi wicara; Siswa SLB
Subjects: 300 Social sciences > 370 Education > 371 School management; special education > 371.9 Pendidikan khusus (spt.: pendidikan tuna netra)
Divisions: Program Pascasarjana > Program Master (S2) > 86108 - Pendidikan Agama Islam (S2)
Depositing User: Miswan Miswan
Date Deposited: 04 May 2026 06:06
Last Modified: 04 May 2026 06:06
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29573

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics