Kapasitas petahanan dalam mempertahankan kekuasaan : studi Abdullah Fatoni Kepala Desa Kebonbatur, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak
Khalia, Fazsya Tatra (2024) Kapasitas petahanan dalam mempertahankan kekuasaan : studi Abdullah Fatoni Kepala Desa Kebonbatur, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo.
2106016091 - Fazsya Tatra Khalia.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (19MB)
Abstract
Fenomena petahana dalam politik desa, yang sering terjadi di masyarakat, menarik untuk dikaji, di mana para pemimpin lokal berupaya mempertahankan posisinya melalui berbagai strategi dan pemanfaatan modal yang dimiliki. Pengelolaan kekuasaan di tingkat desa melibatkan berbagai aspek sosial, politik, dan budaya yang saling berkaitan. Dalam Pilkades serentak tahun 2023 di Desa Kebonbatur, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, dinamika politik lokal terlihat jelas melalui pertarungan tiga calon kepala desa, di mana Abdullah Fatoni sebagai petahana berhasil mempertahankan posisinya. Keberhasilan ini tidak terlepas dari berbagai strategi dan modal yang dioptimalkan dalam arena politik desa.
Penelitian ini mengkaji dua aspek utama, yakni: dinamika struktur sosial, politik dan kebudayaan; serta kapasitas Abdullah Fatoni dalam mempertahankan kekuasaan. Untuk melihat sejauh mana kapasitas Abdullah Fatoni dalam mempertahankan kekuasaannya. Dengan menggunakan teori Pierre Bourdieu sebagai kerangka analisis, penelitian ini akan melihat mengeksplorasi bagaimana Fatoni menggunakan disposisinya sebagai kepala desa untuk membangun relasi dengan masyarakat, serta mengidentifikasi modal-modal yang dimanfaatkan dalam arena politik desa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk menganalisis secara mendalam dinamika kekuasaan yang terjadi di tingkat desa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan Abdullah Fatoni dalam mempertahankan kekuasaannya didukung oleh kemampuan sosial-politik yang kuat, di mana posisinya sebagai bagian dari Nahdliyin berperan penting dalam mengoptimalkan berbagai modal yang dimilikinya. Modal sosial dibangun melalui kedekatan dengan sesepuh desa dan tokoh masyarakat, modal kultural ditunjukkan melalui implementasi program kerja yang efektif, serta modal simbolik yang tercermin dalam kemudahan pelayanan administrasi dan distribusi BLT. Kepribadian yang menonjol menjadi nilai tambah atau kekuatan yang melekat dalam diri Fatoni, di mana pemahamannya yang mendalam tentang dinamika sosial-politik desa memungkinkannya untuk memanfaatkan arena politik lokal secara efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kapasitas yang dominan dalam upaya Fatoni mempertahankan kekuasaannya terletak pada perpaduan antara kepribadian yang karismatik dan kemampuannya mengoptimalkan berbagai modal sosial, kultural, dan simbolik yang dimilikinya.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kekuasaan; Petahana; Modal Politik; Desa Kebonbatur |
| Subjects: | 300 Social sciences > 320 Political science (Politics and government) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > 67201 - Ilmu Politik |
| Depositing User: | Ukhtiya Zulfa |
| Date Deposited: | 10 Jun 2026 06:53 |
| Last Modified: | 10 Jun 2026 06:53 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29940 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
