Taman sebagai bentuk aspirasi terhadap implementasi kebijakan kota : studi pada RPTRA Kelurahan Kalideres, Kota Jakarta Barat

Utami, Zelika Ngesti (2024) Taman sebagai bentuk aspirasi terhadap implementasi kebijakan kota : studi pada RPTRA Kelurahan Kalideres, Kota Jakarta Barat. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of Skripsi_2006026028_Zelika_Ngesti_Utami] Text (Skripsi_2006026028_Zelika_Ngesti_Utami)
Skripsi_2006026028_Zelika_Ngesti_Utami.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB)

Abstract

Konsep baru dalam pembangunan ruang publik terpadu atau ruang terbuka hijau, diwujudkan oleh Pemprov DKI Jakarta di masa pemerintahan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, melalui pembangunan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA). Salah satunya adalah pembangunan Taman RPTRA di wilayah Kelurahan Kalideres, Kota Jakarta Barat pada tahun 2016. Taman RPTRA Kalideres dibangun, karena adanya bentuk aspirasi yang dilakukan oleh masyarakat sekitar terhadap kebijakan kota pada saat itu yang tidak ramah anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan alasan pembangunan Taman RPTRA Kalideres menggunakan konsep ramah terhadap anak dan dampak pembangunan Taman RPTRA Kalideres bagi masyarakat sekitar.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan dengan pendekatannya deskriptif, wawancara dilakukan peneliti terhadap beberapa informan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan dalam penelitian. Data dalam penelitian ini diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data penelitian yang diperoleh kemudian dilakukan analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun implementasi dalam penelitian ini menggunakan Teori Fungsionalisme Struktural Talcott Parsons, melalui keempat persyaratan fungsional AGIL, yaitu 1. Adaptation , 2. Goal Attainment, 3. Integration, dan 4. Latency.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa alasan pembangunan Taman RPTRA Kalideres menggunakan konsep ramah terhadap anak adalah karena memang di wilayah Kelurahan Kalideres, Kota Jakarta Barat sendiri kekurangan lahan yang dapat melindungi anak-anak dapat bermain dan berinteraksi dengan aman dan nyaman. Adapun terdapat dampak positif dibangunnya Taman RPTRA Kalideres ialah masyarakat difasilitasi tempat untuk mereka dapat bersosialisasi dan berkegiatan dengan tidak dipungut biaya Dampak negatifnya ialah masyarakat sekitar merasa sedikit terganggu akan kebisingan dari kegiatan dari para pengunjung serta lingkungan sekitar taman juga menjadi kotor karena terdapat masyarakat yang membuang sampah sembarangan.

ABSTRACT:
A new concept in the development of integrated public spaces or green open spaces was realized by the DKI Jakarta Provincial Government during the administration of DKI Jakarta Governor Basuki Tjahaja Purnama, through the construction of Child Friendly Integrated Public Spaces (RPTRA). One of them is the construction of the RPTRA Park in the Kalideres Village area, West Jakarta City in 2016. Kalideres RPTRA Park was built, because of a form of aspiration made by the surrounding community against city policies at that time that were not child-friendly. This research aims to describe the reasons for the construction of the Kalideres RPTRA Park using the concept of child-friendly and the impact of the construction of the Kalideres RPTRA Park on the surrounding community.
This research is a type of field research using qualitative research methods and with a descriptive approach, interviews were conducted by researchers with several informants to obtain the information needed in the research. The data in this study were obtained from observations, interviews, and documentation. The research data obtained was then analyzed by data reduction, data presentation and conclusion drawing. The implementation in this study uses Talcott Parsons' Structural Functionalism Theory, through the four AGIL functional requirements, namely 1. Adaptation, 2. Goal Attainment, 3. Integration, and 4. Latency.
The results of this study indicate that the reason for the construction of the Kalideres RPTRA Park using a child-friendly concept is because indeed in the Kalideres Village area, West Jakarta City itself lacks land that can protect children from being able to play and interact safely and comfortably. The positive impact of the construction of the Kalideres RPTRA Park is that the community is facilitated with a place where they can socialize and do activities free of charge. The negative impact is that the surrounding community feels a little disturbed by the noise from the activities of the visitors and the environment around the park also becomes dirty because there are people who litter.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Taman; Aspirasi masyarakat; Kebijakan kota; RPTRA
Subjects: 300 Social sciences > 360 Social services; association > 363 Other social problems and services
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > 69201 - Sosiologi
Depositing User: Miswan Miswan
Date Deposited: 11 Jun 2026 03:58
Last Modified: 11 Jun 2026 03:58
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29975

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics