Forum diskusi sebagai upaya membangun ruang publik : studi pada Komunitas Gambang Syafaat Kota Semarang
Syaharizqi, Alma Agatha (2024) Forum diskusi sebagai upaya membangun ruang publik : studi pada Komunitas Gambang Syafaat Kota Semarang. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
Skripsi_2006026037_Alma_Agatha_Syaharizqi.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (2MB)
Abstract
Forum diskusi merupakan sebuah wadah atau tempat yang didalamnya terdapat aktivitas bertukar pendapat mengenai suatu permasalahan. Sebuah forum diskusi menjadi sebuah wadah untuk menjalani sebuah kegiatan berupa diskusi. Diskusi adalah pertukaran pikiran antara dua orang atau lebih yang bertujuan untuk memperoleh kesamaan pandang tentang suatu masalah yang dirasakan bersama. Pada jalannya sebuah diskusi terkadang terdapat adanya sebuah perdebatan dan perbedaan pendapat antar individu. Perbedaan tersebut umumnya tidak akan menjadi sebuah halangan dari adanya diskusi yang berjalan. Salah satu kelompok sosial yang rutin menjalankan kegiatan diskusi adalah Komunitas Gambang Syafaat. Komunitas Gambang Syafaat mengadakan diskusi tentang topik umum, seperti isu sosial politik atau hal yang sedang ramai di masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana diskusi Gambang Syafaat dan untuk mengetahui apa dampak setelah mengikuti diskusi Gambang Syafaat.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan metode kualitatif. Sumber data yang digunakan pada penelitian ini adalah sumber data primer dan sekunder. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah data yang bersumber dari hasil observasi dan wawancara. Sedangkan sumber data sekunder dalam penelitian ini bersumber dari buku, artikel jurnal, situs internet resmi Gambang Syafaat dan lain sebagainya. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi langsung, wawacara terstruktur dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan teori ruang publik milik Jurgen Habermas.
Hasil penelitian ini menemukan bahwa Komunitas Gambang Syafaat membangun ruang publik melalui forum diskusi yang mana dalam forum tersebut terdapat sebuah kegiatan berupa diskusi terbuka. Diskusi tersebut dilaksanakan setiap satu bulan sekali pada tanggal 25 bulan masehi. Pelaksanan diskusi bulanan dilaksanakan di Kawasan Masjid Agung Jawa Tengah tepatnya di Lapangan Monumen Ka’bah atau Aula Perpustakaan MAJT. Diskusi bulanan yang dilaksanakan oleh Komunitas Gambang Syafaat terbagi menjadi tiga urutan yaitu pembukaan, acara inti dan penutup serta berjalan secara egaliter, mengutamakan kebebasan berpendapat dan inklusif. Alasan diadakannya diskusi Komunitas Gambang Syafaat adalah diskusi Gambang Syafaat diharapkan mampu menjadi media diskusi dan sharing, permasalahan sosial yang semakin beragam dan media berekspresi. Adapun dampak dari forum diskusi Gambang Syafaat terhadap jamaah yaitu dampak psikologis dan dampak sosial. Dampak psikologis meliputi jamaah mendapat perspektif berpikir yang lebih luas, mendapat kebahagiaan dan memberikan ketenangan dalam menghadapi masalah tanpa disertai emosi yang berlebihan. Sedangkan dampak sosialnya adalah terjalinnya silaturahmi dan merasa bermanfaat melalui diskusi yang terbuka, berbagi wawasan, dan berekspresi sehingga menjadi ruang publik yang sesuai konsep Habermas.
ABSTRACT:
A discussion forum is a place or container where there is an activity of exchanging opinions about a problem. A discussion forum becomes a place to carry out an activity in the form of a discussion. Discussion is an exchange of ideas between two or more people with the aim of obtaining a common viewpoint on a problem that is felt together. In the course of a discussion, sometimes there is a debate and differences of opinion between individuals. These differences generally will not be an obstacle to the ongoing discussion. One of the social groups that routinely carries out discussion activities is the Gambang Syafaat Community. The Gambang Syafaat Community holds discussions on general topics, such as socio- political issues or things that are currently popular in society. The purpose of this study is to find out how the Gambang Syafaat discussion is and to find out what the impact is after participating in the Gambang Syafaat discussion.
This research is a field research with a qualitative method. The data sources used in this study are primary and secondary data sources. The primary data source in this study is data from observations and interviews. While the secondary data sources in this study come from books, journal articles, the official Gambang Syafaat website and so on. Data collection techniques in this study used direct observation, structured interviews and documentation. Data analysis was carried out by reducing data, presenting data and drawing conclusions. Data analysis used in this study was using Jurgen Habermas's public space theory.
The results of this study found that the Gambang Syafaat Community builds a public space through a discussion forum in which there is an activity in the form of an open discussion. The discussion is held once a month on the 25th of the Christian month. The implementation of the monthly discussion is carried out in the Central Java Grand Mosque Area, precisely at the Kaaba Monument Field or the MAJT Library Hall. The monthly discussion held by the Gambang Syafaat Community is divided into three sequences, namely the opening, main event and closing and runs in an egalitarian manner, prioritizing freedom of opinion and inclusiveness. The reason for holding the Gambang Syafaat Community discussion is that the Gambang Syafaat discussion is expected to be a medium for discussion and sharing, increasingly diverse social problems and a medium for expression. The impact of the Gambang Syafaat discussion forum on the congregation is the psychological impact and social impact. The psychological impact includes the congregation getting a broader perspective of thinking, getting happiness and providing peace in facing problems without being accompanied by excessive emotions. While the social impact is the establishment of friendship and feeling useful through open discussions, sharing insights, and expressing themselves so that it becomes a public space that is in accordance with Habermas' concept.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Forum diskusi; Komunitas; Gambang Syafaat; Ruang publik |
| Subjects: | 300 Social sciences > 307 Communities |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > 69201 - Sosiologi |
| Depositing User: | Miswan Miswan |
| Date Deposited: | 11 Jun 2026 05:18 |
| Last Modified: | 11 Jun 2026 05:18 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29982 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
