Modal sosial kelompok peduli waduk dalam pemanfaatan potensi wisata : studi di kawasan Waduk Jatibarang Semarang
Sofyan, Arif (2024) Modal sosial kelompok peduli waduk dalam pemanfaatan potensi wisata : studi di kawasan Waduk Jatibarang Semarang. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
Skripsi_2006026045_Arif_Sofyan.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (11MB)
Abstract
Pembangunan Waduk Jatibarang berdampak pada masyarakat sekitar, yang sebagian besar berprofesi sebagai peladang dan beralih menjadi anggota Pokdarwis untuk memanfaatkan potensi waduk. Pada tahun 2018 atas kesepakatan bersama antar pokdarwis sekitar Waduk, dibentuklah Kelompok Peduli Waduk yang berkomitmen untuk ikut serta melestarikan ekosistem waduk sekaligu memanfaatkan potensi wisata dari keberadaan Waduk Jatibarang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis modal sosial Kelompok Peduli Waduk Jatibarang dan pemanfaatan potensi wisata di wilayah terdampak keberadaan Waduk Jatibarang.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode kualitatif, sedangkan pendekatan yang digunakan penelitian ini adalah deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan adalah teori modal sosial Francis Fukuyama yang berfokus pada bentuk modal sosial Kelompok Peduli Waduk Jatibarang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk modal sosial mengikat (bonding), modal sosial menjembatani (bridging), dan modal sosial menghubungkan (linking) berperan penting mendukung Kelompok Peduli Waduk dalam berpartisipasi melestarikan ekosistem waduk. Elemen pembentuk modal sosial seperti norma, kepercayaan dan jaringan, saling terkait dan berperan penting dalam memperkuat kapasitas kelompok peduli waduk untuk mencapai tujuan bersama dalam pelestarian dan pengelolaan waduk yang berkelanjutan. Terbentuknya Kelompok Peduli Waduk tidak semata-mata sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam upaya pelestarian waduk, namun juga dimanfaatkan oleh kelompok sadar wisata setempat yang juga merupakan bagian dari Kelompok Peduli Waduk untuk mengembangkan potensi wisata di setiap Kelurahanya.
ABSTRACT:
The construction of the Jatibarang Reservoir has an impact on the surrounding community, most of whom work as farmers and have switched to becoming members of the Pokdarwis to take advantage of the potential of the reservoir. In 2018, by mutual agreement between pokdarwis around the reservoir, a Reservoir Care Group was formed which is committed to participating in preserving the reservoir ecosystem as well as taking advantage of the tourism potential of the existence of the Jatibarang Reservoir. This study aims to analyze the social capital of the Jatibarang Reservoir Care Group and the utilization of tourism potential in areas affected by the existence of the Jatibarang Reservoir.
This study uses a type of field research using a qualitative method, while the approach used in this study is descriptive. The data sources in this study use primary data and secondary data. The data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. The data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The theory used is Francis Fukuyama's social capital theory which focuses on the form of social capital of the Jatibarang reservoir care group.
The results of the study show that the forms of social capital bonding, bridging, and linking social capital play an important role in supporting the Reservoir Care Group in participating in preserving the reservoir ecosystem. Social capital-forming elements such as norms, beliefs and networks, are interrelated and play an important role in strengthening the capacity of reservoir care groups to achieve common goals in sustainable reservoir conservation and management. The formation of the Reservoir Care Group is not solely a form of community participation in efforts to preserve the reservoir, but is also used by local tourism awareness groups which are also part of the Reservoir Care Group to develop tourism potential in each village.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Modal sosial; Kelompok Peduli Waduk; Potensi wisata |
| Subjects: | 300 Social sciences > 307 Communities |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > 69201 - Sosiologi |
| Depositing User: | Miswan Miswan |
| Date Deposited: | 11 Jun 2026 05:44 |
| Last Modified: | 11 Jun 2026 05:44 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29995 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
