Kerusakan lingkungan di Desa Prawoto Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati : perspektif teologi lingkungan Sayyed Hossein Nasr
Novianti, Novianti (2024) Kerusakan lingkungan di Desa Prawoto Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati : perspektif teologi lingkungan Sayyed Hossein Nasr. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
2004016062 - Novianti.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (2MB)
Abstract
Kerusakan lingkungan telah menjadi salah satu permasalahan besar yang menyita perhatian. Dampaknya begitu luas, mencakup aspek ekologi, sosial, dan ekonomi, serta mengancam keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan hidup manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fenomena kerusakan lingkungan yang terjadi di Desa Prawoto Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati, serta menganalisa kerusakan lingkungan yang terjadi berdasarkan perspektif teologi lingkungan Sayyed Hossein Nasr. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu mengguanakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan, yang melibatkan observasi langsung dan wawancara dengan sejumlah pihak, seperti masyarakat, tokoh agama setempat, dan pemerintah Desa Prawoto. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: pertama, fenomena kerusakan lingkungan yang terjadi di Desa Prawoto seperti penggundulan hutan, tercemarnya sungai akibat sampah yang menumpuk, dan mengeringnya sumber mata air adalah disebabkan perbuatan manusia, mereka mengilangkan nilai sakral pada alam serta minimnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan menjadi penyebab awal dari kerusakan lingkungan, faktor-faktor tersebut sesuai dengan pandangan Sayyed Hossein Nasr bahwa krisis lingkungan dapat terjadi akibat hilangnya nilai spiritual pengetahuan tentang alam yang disebabkan kekeliruan cara pandang manusia yang menempatkan dirinya sebagai objek tersendiri. Kedua, manusia memandang bahwa alam di bumi ini adalah miliknya, hal ini terlihat dari kebiasaan masyarakat yang masih merusak hutan untuk kepentingan ekonomi, membuang sampah di sungai, dan menggunakan air secara berlebihan hingga menyebabkan kekeringan. Ketiga, masyarakat belum bisa menjalankan amanah sebagai khalifah dengan baik dan belum menyadari sepenuhnya adanya hubungan antara Tuhan, manusia, dan alam. Sehingga, masih adanya aktivitas-aktivitas dari mereka yang berakibat pada kerusakan lingkungan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Teologi lingkungan; Sayyed Hossein Nasr; Kerusakan lingkungan; Desa Prawoto |
| Subjects: | 300 Social sciences > 360 Social services; association > 363 Other social problems and services |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > 76237 - Aqidah Filsafat Islam |
| Depositing User: | Fahrurozi Fahrurozi |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 03:35 |
| Last Modified: | 18 Jun 2026 03:35 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/30137 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
