Perancangan lembaga pemasyarakatan Kelas 1 dengan pendekatan arsitektur humanisme di Kabupaten Bekasi
Rozak, Alfin Miftah (2025) Perancangan lembaga pemasyarakatan Kelas 1 dengan pendekatan arsitektur humanisme di Kabupaten Bekasi. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
SKRIPSI2104056003ALFIN_MIFTAH_ROZAK-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (21MB)
Abstract
Undang-Undang Pemasyarakatan memberikan landasan hukum yang kuat untuk mewujudkan visi sistem pemasyarakatan berbasis pembinaan, dengan tujuan merehabilitasi narapidana agar dapat kembali berkontribusi secara positif di masyarakat. Sistem ini dirancang dengan pendekatan terpadu antara pembina narapidana dan masyarakat, sesuai ideologi Pancasila. Pembinaan difokuskan pada penyadaran kesalahan, perbaikan diri, dan pencegahan pengulangan tindak pidana, dengan harapan narapidana dapat menjalani kehidupan yang layak sebagai warga yang baik dan bertanggung jawab.
Humanisasi sistem penjara menjadi prinsip fundamental dalam konsep pemasyarakatan. Pendekatan humanisme, yang menekankan pengakuan atas hak asasi manusia dan kebutuhan dasar narapidana, dijadikan landasan dalam setiap keputusan perancangan fasilitas pemasyarakatan. Teori humanisme mengedepankan dimensi kemanusiaan dan sifat asli manusia, sehingga mendukung proses rehabilitasi secara holistik.
Dalam konteks arsitektur, teori ini diperkuat oleh pandangan Taisto H. Makela bahwa bangunan ideal adalah yang sepenuhnya memenuhi kebutuhan fungsional pengguna dan memberikan kenyamanan. Pandangan ini sejalan dengan filosofi estetika Socrates, "apapun yang berguna adalah indah," dan gagasan Plato bahwa perubahan diri memerlukan dorongan eksternal untuk mencapai pengenalan diri. Motivasi dan pengembangan diri menjadi elemen penting dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang mendukung narapidana untuk meningkatkan kualitas hidup dan mengintegrasikan kembali ke masyarakat.
Pendekatan humanisme dalam perancangan arsitektur pemasyarakatan memastikan bahwa desain tidak hanya estetis, tetapi juga fungsional, memenuhi kebutuhan narapidana, melindungi hak asasi mereka, dan mendukung proses rehabilitasi menuju reintegrasi sosial yang sukses
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Humanisme; Arsitektur; Narapidana; Masyarakat |
| Subjects: | 700 The arts > 720 Architecture > 727 Buildings for education and research |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > 23201 - Ilmu Seni dan Arsitektur Islam |
| Depositing User: | Upload Mandiri |
| Date Deposited: | 17 Jul 2026 03:10 |
| Last Modified: | 17 Jul 2026 03:12 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/30581 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
