Musykilatu Tathbiqi Taqyimi Ta’limil Lughatil Arabiyyah fil Manhajil Mustaqill lish Shaffis Sabi’ fi Madrasati Miftahil Huda Al-Mutawassithah Al-Islamiyyah Ujung Watu

Niswah, Aulia Zahrotun (2024) Musykilatu Tathbiqi Taqyimi Ta’limil Lughatil Arabiyyah fil Manhajil Mustaqill lish Shaffis Sabi’ fi Madrasati Miftahil Huda Al-Mutawassithah Al-Islamiyyah Ujung Watu. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of Skripsi_2003026025_Aulia_Zahrotun_Niswah] Text (Skripsi_2003026025_Aulia_Zahrotun_Niswah)
2003026025 - AULIA ZAHORTIN NISWAH.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB)

Abstract

Asesmen adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengetahui kebutuhan, perkembangan, dan pencapaian hasil belajar siswa. Asesmen pada kurikulum merdeka terbagi menjadi tiga jenis: 1)Asesmen Diagnostik yang bercabang menjadi kognitif dan non kognitif 2)Asesmen Formatif dan, 3) Asesmen Sumatif. Saat proses penerapanya tidak akan berjalan mulus begitu saja pasti mengalami hambatan yang menjadi problematika pada penerapan asesmen.
Dalam skripsi ini penulis meneliti tentang “Problematika penerapan asesmen kurikulum merdeka pada pembelajaran bahasa Arab kelas VII di MTs. Miftahul Huda Ujungwatu” untuk mengetahui apa saja yang menjadi problematika dalam penerapan asesmen kurikulum merdeka pada pembelajaran bahasa Arab kelas VII di MTs. Miftahul Huda Ujungwatu dari segi alat, fasilitas, waktu guru dan siswa.
Metode penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan dengan pendekatan metode kualitatif. Metode pengumpulan data dengan teknik wawancara,observasi, dan dokumentasi. Peneliti menguji keabsahan data dengan memperpanjang pengamatan, meningkatkan ketekunan, dan triangulasi.
Penelitian ini telah selesai dengan menghasilkan beberapa hasil yaitu:(1). Problematika penerapam asesemen diagnostik pada pembelajaran bahasa Arab kelas VII di MTs Mifathul Huda Ujungwatu dibagi menjadi dua; kognitif dan non kofnitif. Problematika penerapan asesemen kognitif pada pembelajaran bahasa Arab di kelas VII MTs Miftahul Huda Ujungwatu ialah; masalah dalam alat atau infrastruktur: Ketika menyiapkan lembar ujian sebagai alat untuk mendiagnosis siswa, sekolah-sekolah tidak menyediakan panduan kepada para guru. Masalah untuk guru: Guru harus mengajarkan kembali dasar-dasar bahasa Arab serta memasukkan kosakata dasar. Waktu yang terbatas dalam pembelajaran membuat guru merasa kurang mampu memberikan perhatian secara individu kepada siswa untuk menentukan tingkat penguasaan bahasa Arab mereka.Masalah untuk siswa: Ketidakseragaman latar belakang siswa dari sekolah dasar Islam dan sekolah dasar negeri memengaruhi kemampuan mereka dalam memahami berbagai aspek bahasa Arab, serta kebutuhan untuk menyesuaikan dengan perubahan dalam tingkat pendidikan. Masalah dalam kondisi ujian: Selama ujian, pemadaman listrik terjadi, yang membuat suasana di kelas menjadi pengap, hingga siswa menjadi gelisah dan tidak tenang. Masalah dalam penilaian non-kognitif: Masalah dalam alat atau infrastruktur: Data yang sangat terbatas terkait dengan informasi siswa.Masalah untuk guru: Ketidakjelasan informasi mengenai latar belakang siswa terkait orang tua mereka dan perasaan guru itu sendiri.Masalah untuk siswa: Faktor ekonomi keluarga memengaruhi kondisi psikologis siswa. Banyak siswa yang dibesarkan oleh kakek-nenek mereka, sehingga kurangnya disiplin terjadi karena kakek-nenek terlalu memanjakan cucu mereka dan membiarkan mereka melakukan apa yang mereka inginkan. (2). Problematika penerapan asesmen formatif pada pembelajaran bahasa Arab kelas VII di MTs Mifathul Huda Ujungwatu yaitu masalah dalam alat atau infrastruktur: Hingga saat ini, tidak ada laboratorium bahasa yang tersedia. Masalah untuk guru: Waktu yang terbatas untuk melakukan tes harian. Masalah untuk siswa: Siswa masih belum merespons dengan baik ketika guru menggunakan bahasa Arab. (3). Problematika asesmen sumatif pada pembelajaran bahasa Arab kelas VII di MTs Miftahul Huda Ujungwatu ialah masalah untuk guru: Waktu yang terbatas dalam memproses data mempengaruhi akurasi guru dalam menilai nilai siswa. Masalah untuk siswa: Beberapa siswa tidak keluar saat ujian berlangsung, dan masih ada siswa yang belum memenuhi persyaratan KKTP (Kriteria Ketuntasan Belajar Minimum), sehingga mereka membutuhkan pelajaran remedial. Masalah dalam kondisi ujian: Suasana yang tenang dan mendukung diperlukan untuk ujian yang lebih efektif.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Kurikulum merdeka; pembelajaran Bahasa Arab
Subjects: 400 Language > 490 Other languages > 492 Afro-Asiatic languages Semitic > 492.7 Arabic > 492.78 Arabic standard usage (Linguistik Bahasa Arab)
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > 88204 - Pendidikan Bahasa Arab
Depositing User: Bahrul Ulumi
Date Deposited: 17 Jul 2026 03:00
Last Modified: 17 Jul 2026 03:00
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/30697

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics