Perancangan tempat pengolahan sampah terpadu Purbalingga dengan metode arsitektur reduksi

Fitriani, A'isyah (2024) Perancangan tempat pengolahan sampah terpadu Purbalingga dengan metode arsitektur reduksi. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of Skripsi_2004056009_A'isyah_Fitriani] Text (Skripsi_2004056009_A'isyah_Fitriani)
Skripsi_2004056009_A'isyah_Fitriani.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (6MB)

Abstract

Jumlah timbulan sampah setiap harinya masuk ke TPA Kalipancur sebagai tempat pemrosesan akhir sampah di Kabupaten Purbalingga terus meningkat. Di dalam TPA Kalipancur saat ini belum adanya fasilitas pengolahan yang memadai dan manajemen secara maksimal. Jika dibiarkan timbulan sampah tersebut akan semakin bertambah dan membuat bahaya bagi lingkungan sekitar terutama kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, penelitian ini mengusulkan desain kawasan tempat pengolahan sampah terpadu menggunakan pendekatan arsitektur reduksi. Arsitektur reduksi merupakan sebuah usaha untuk mencegah terulangnya pandemia tau bencana ekologis lain dengan melakukan penghematan dalam pemanfaatan sumber daya alam. Dalam arti lain arsitektur reduksi adalah mengurangi hal-hal yang tidak perlu dalam sebuah rancang bangun. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk menganalisis implementasi konsep arsitektur reduksi dalam desain kawasan tempat pengolahan sampah terpadu ini. Sumber data ini diperoleh dari observasi lapangan, studi banding dan studi literatur yang berkaitan dengan penelitian. Perancangan kawasan tempat pengolahan sampah terpadu di kabupaten Purbalingga dengan pendekatan arsitektur reduksi ini diharapkan dapat mereduksi sampah yang terus meningkat. Untuk mendukung optimalisasi dalam perancangan dilakukannya analisis seperti analisis eksisting, aksesibilitas, topografi, view, sirkulasi, serta kondisi khusus. Identifikasi masalah melalui observasi lapangan dan studi banding, perancangan ini dibutuhkan perencanaan sirkulasi yang baik dan penanganan terhadap kondisi khusus yaitu polusi bau dan air limbah. Pembagian zoning dan sirkulasi sampah dan pengguna dapat meningkatkan kelancaran sirkulasi dalam kawasan. Serta menambahkan vegetasi lebih dari tanaman yang dapat menampung zat polutan lebih dapat mengoptimalisi dalam pengurangan polusi bau.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Timbulan sampah; Pengolahan sampah; Arsitektur reduksi; Sirkulasi; Polusi bau
Subjects: 700 The arts > 720 Architecture > 725 Public structures
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > 23201 - Ilmu Seni dan Arsitektur Islam
Depositing User: Miswan Miswan
Date Deposited: 21 Jul 2026 08:49
Last Modified: 21 Jul 2026 08:49
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/30729

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics