Manajemen krisis public relations pondok pesantren dalam mengembalikan citra : studi pada Pondok Pesantren Al-Quraniyy Az-Zayadiyy Desa Sanggrahan Kecamatan Grogol Kabupaten Sukoharjo

Anam, Muhammad Noufal Zul (2025) Manajemen krisis public relations pondok pesantren dalam mengembalikan citra : studi pada Pondok Pesantren Al-Quraniyy Az-Zayadiyy Desa Sanggrahan Kecamatan Grogol Kabupaten Sukoharjo. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of SKRIPSI2001026039MUHAMMAD_NOUFAL_ZUL_ANAM] Text (SKRIPSI2001026039MUHAMMAD_NOUFAL_ZUL_ANAM)
SKRIPSI2001026039MUHAMMAD_NOUFAL_ZUL_ANAM-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB)

Abstract

Citra pondok pesantren merupakan hal penting bagi keberlanjutan pondok pesantren. Ponpes al-Quraniyy Az-Zayadiyy Grogol menagalami krisis yang berdampak pada citra yang dimiliki oleh pondok pesantren. Pihak public relation atau Humas dalam kasus ini memiliki peran aktif karena salah satu fungsinya adalah image maker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen krisis yang dilakukan oleh public relation Pondok Pesantren Al-Quraniyy Az-Zayadiyy Grogol dalam mengembalikan Citra Pondok pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Data diambil menggunakan wawancara dan observasi pada pihak humas dan juga kegiatan yang berhubungan dengan krisis yang berlangsung. Data dianalisis menggunakan pendekatan manajemen krisis yang dimiliki oleh Kriyantono untuk memetakan tahapan manajemen krisis yang dilakukan oleh pondok pesantren, dan pendekatan teori dari Kasali untuk manajemen intervensi dalam analisa tahapan krisis yang dilakukan oleh pondok pesantren. Hasil penelitian menemukan bahwa kasus di Pondok Pesantren Az-Zayadiyy menunjukkan bahwa identifikasi bullying telah dilakukan melalui observasi, sistem pelaporan santri,keterlibatan wali santri,serta publikasi komunikasi media sosial resmi ponpes,namun masih menghadapi kendala seperti kurangnya deteksi dini, minimnya perlindungan pelapor, dan kurangnya analisis data untuk memahami pola kejadian secara mendalam. Dalam menangani krisis, humas pesantren dan lembaga pesantren menjalani kesepakatan resmi mengambil langkah isolasi dengan memulangkan santri guna mengurangi dampak psikologis dan sosial, sekaligus mengevaluasi sistem manajemen, fasilitas, kurikulum, serta aspek keamanan dan kesehatan.Humas pesantren juga mengadakan pertemuan dengan wali santri untuk membangun komunikasi yang lebih transparan serta melakukan pemetaan internal dan eksternal guna memahami kondisi internal dan ekspektasi masyarakat. Fokus humas atau public relation pondok pesantren masih mengarah pada pengembalian citra di mata wali santri dan masyarakat.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Citra pondok pesantren; Manajemen krisis; Public relation
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 650 Management and auxiliary services > 659 Advertising and public relations
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > 70233 - Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI)
Depositing User: Upload Mandiri
Date Deposited: 19 Aug 2026 04:48
Last Modified: 19 Aug 2026 04:48
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/31036

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics