Analisis framing berita dugaan penistaan agama oleh Wanda Harra di detik.com
Putri, Dela Anadra (2025) Analisis framing berita dugaan penistaan agama oleh Wanda Harra di detik.com. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
SKRIPSI2101026068DELA_ANADRA_PUTRI-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (3MB)
Abstract
Pada 21 Juli 2024 beredar sebuah postingan yang menunjukkan seorang fashion stylish berjenis kelamin laki-laki, bernama Irwansyah atau dikenal dengan Wanda Harra yang hadir ke kajian dengan memakai cadar dan duduk di saf perempuan. Peristiwa tersebut menjadi perbincangan masyarakat di media sosial. Selain itu, Wanda Harra dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh seorang advokat bernama Muhammad Rizky Abdullah atas dugaan penistaan agama. Peristiwa tersebut turut disorot berbagai media, salah satunya Detik.com. Suatu media dapat menghasilkan pesan berbeda dari peristiwa yang sama. Sehingga sudut pandang media akan menentukan pemilihan fakta, aspek yang disorot dan diabaikan, serta tujuan berita tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis media Detik.com dalam menelisik kasus dugaan penistaan agama oleh Wanda Harra. Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Sementara teknik pengumpulan datanya melalui dokumentasi. Kemudian data tersebut dianalisis menggunakan analisis framing model William A. Gamson dan Andre Modigliani. Pembingkaian model Gamson dan Modigliani memiliki dua aspek, yaitu perangkat framing (framing devices) dan perangkat penalaran (reasoning devices). Framing devices mencakup methapors, Catchphrases, Exemplaar, Depiction, dan visual image. Sedangkan reasoning devices terdapat Roots, appeals principle, dan Consequences. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Detik.com cenderung memberitakan upaya yang dilakukan oleh pihak kepolisian dalam menangani laporan terkait kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Wanda Harra. Selain itu, kasus tersebut diberitakan sebagai pelanggaran dalam ranah agama dan hukum. Hal ini terlihat dari judul, kutipan, dan narasi yang digunakan dalam berita. Detik.com berimbang dalam menyajikan berita terkait kasus tersebut karena menampilkan narasumber dari pihak pelapor, pihak berwajib, dan pihak terlapor berupa teks permintaan maaf Wanda Harra yang diunggah di media sosial.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Wanda Harra Penistaan Agama; Wanda Harra Cadar; Analisis Framing Gamson dan Modigliani; Detik.com. |
| Subjects: | 000 Computer science, information, general works > 070 News media, journalism, publishing |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > 70233 - Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) |
| Depositing User: | Upload Mandiri |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 08:37 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 08:37 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/31321 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
