Inklusivitas beragama dan musik: telaah semiotika lirik lagu Mangu Fourtwnty

Nuriyah, Ika Intan (2025) Inklusivitas beragama dan musik: telaah semiotika lirik lagu Mangu Fourtwnty. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of SKRIPSI2104036004IKA_INTAN_NURIYAH] Text (SKRIPSI2104036004IKA_INTAN_NURIYAH)
SKRIPSI2104036004IKA_INTAN_NURIYAH-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB)

Abstract

Fenomena keberagaman agama di Indonesia kerap menimbulkan ketegangan jika tidak dikelola secara inklusif. Salah satu medium ekspresi populer yang dapat menyampaikan nilai dan pesan sikap inklusif beragama adalah musik. Lagu “Mangu” merepresentasikan realitas hubungan cinta yang terhalang perbedaan keyakinan yang dapat mencerminkan pentingnya penerimaan terhadap perbedaan agama. Relevansi dan resonansi yang kuat di tengah masyarakat menjadikan lagu ini menarik untuk diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi makna lirik lagu “Mangu” dalam konteks inklusivitas beragama dan mengungkap pesan tersirat dari lagu “Mangu” untuk sikap inklusif dalam beragama. Metode penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan pendekatan semiotika Ferdinand de Saussure untuk menginterpretasikan lirik lagu. Sumber data primer diperoleh dari lirik lagu “Mangu”. Sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, artikel, media massa dan jurnal yang terkait dengan tema penelitian. Metode pengumpulan data melalui dokumentasi dengan mengumpulkan data dari lirik lagu “Mangu” dan video musiknya, kemudian mengklasifikasi penanda dan petanda serta makna-makna yang berkaitan dengan inklusivitas beragama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna lagu ini berkaitan dengan makna inklusivitas beragama, yaitu pengakuan kebenaran di luar agama sendiri, penolakan klain kebenaran mutlak, sikap keterbukaan dan toleransi, semangat kerja sama, penekanan pada nilai universal (cinta, empati, dan damai), dan penerimaan pluralitas sebagai keniscayaan. Lagu “Mangu” Fourtwnty merefleksikan kompleksitas hubungan cinta beda agama yang dipenuhi konflik batin, perenungan, dan upaya untuk berdamai dengan perbedaan. Lagu ini menyiratkan pesan yang kuat dan relevan untuk masyarakat majemuk, yaitu pesan untuk menghargai perbedaan, mengutamakan nilai universal kemanusiaan, menyikapi perbedaan dengan damai, dan menerima pluralitas sebagai realitas.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Inklusivitas Beragama; Semiotika; Musik; Lirik Lagu; Fourtwnty
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 204 Religious experiences, life, practice
200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.57 Religious experience, life, practice
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > 76234 - Studi Agama-agama
Depositing User: Upload Mandiri
Date Deposited: 28 Sep 2026 07:46
Last Modified: 28 Sep 2026 07:46
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/31773

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics