Jual beli bersyarat wakaf (studi kasus jual beli kavling di PCNU Kabupaten Batang)
Maftukan, Maftukan (2015) Jual beli bersyarat wakaf (studi kasus jual beli kavling di PCNU Kabupaten Batang). Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.
102311040.pdf - Accepted Version
Download (2MB) | Preview
Abstract
Fenomena yang terjadi di PC NU Kabupaten Batang adalah jual beli tanah kavling dengan syarat diwakafkan kepada PCNU Kabupaten Batang. Hal ini berawal dari keinginan kepengurusan PCNU Kabupaten Batang pada masa kidmad 2013-2018 untuk membeli tanah yang luasnya 2,5 hektar. Maka PCNU Kabupaten Batang melakukan peminjaman kepada salah satu bank untuk dapat membeli tanah tersebut yang terletak di Kecamatan Subah Kabupaten batang dengan harga Rp 5.500.000.000.
Untuk melunasi hutang kepada bank maka pihak PCNU Kabupaten Batang menjual kembali tanah tersebut kepada warga Nahdliyin se Kabupaten Batang dengan sistem kavling seluas satu meter persegi dengan harga Rp 250.000,- dengan syarat tanah kavling tersebut diwakafkan kepada PCNU Kabupaten Batang. Berdasarkan latar belakang permasalahan tersebut di atas timbul pokok permasalahan yaitu bagaimana perspektif hukum Islam terhadap pelaksanaan praktek jual beli kavling bersyarat wakaf di PCNU Kabupaten Batang.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan sumber data primer yang diperoleh langsung dari PCNU Kabupaten Batang dan data skunder yang diperoleh dari dokumen atau laporan yang tersedia, metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Tehnik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan eksposisi yaitu prosedur atau cara memecahkan masalah penelitian dengan menggambarkan dan memaparkan keadaan obyek yang di teliti sebagaimana adanya berdasarkan fakta-fakta yang aktual pada saat sekarang.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa praktek jual beli kavling bersyarat wakaf di PCNU Kabupaten Batang merupakan jual beli yang sah menurut hukum Islam karena telah memenuhi rukun dan syarat jual beli. Begitu juga dengan syarat yang diberikan, menurut hukum Islam merupakan syarat yang sah karena syarat tersebut untuk mewujudkan transaksi, serta tanpa adanya unsur paksaan dan pihak pembeli secara ridha untuk mewakafkan tanah yang telah di beli, karena tujuan membeli tanah kavling tersebut untuk diwakafkan.
Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
---|---|
Additional Information: | Pembimbing: Achmad Arief Budiman, M. Ag.; Dr. Mahsun, M. Ag. |
Uncontrolled Keywords: | Jual beli; Wakaf |
Subjects: | 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.273 Islam and economics 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.54 Zakat (Wakaf, Hibah, Infak, Sedekah, dll.) |
Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > 74234 - Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) |
Depositing User: | Nur yadi |
Date Deposited: | 17 Dec 2015 07:34 |
Last Modified: | 17 Dec 2015 07:34 |
URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/4854 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year