Syaifudin, Akhmad Khanif (2019) Analisis isi jihad dalam film Sang Kyai. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo Semarang.

[thumbnail of SKRIPSI FULL.pdf]
Preview
Text
SKRIPSI FULL.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Preview

Abstract

Jihad dalam Islam mempunyai kedudukan yang sangat tinggi. Rasulullah Saw menganggap jihad sebagai puncak amalan, dikarenakan keutamaan jihad yang banyak tertera dalam al-Qur’an dan as-Sunnah. Kemuliaan jihad juga bisa dilihat dari menyatunya berbagai macam bentuk ibadah di dalam jihad. Begitu besar arti penting jihad dalam Islam, kalimat ini masih menimbulkan interpretasi negatif di kalangan Barat.merupakan sebuah ajaran Islam yang isunya sangat mendunia, terutama saat sebagian pihak mencoba mengkait- kaitkannya dengan isu terorisme. Banyak pihak, khususnya barat yang menganggap terorisme sama dengan jihad. Bagi sebagian pihak yang lain, khususnya masyarakat muslim dunia, justru tudingan itu dianggap menyudutkan, sebab Islam sendiri memiliki kriteria yang sangat ketat untuk diperbolehkannya menjalankan jihad.. Berangkat dari konsep-konsep tersebut tentu dapat dipahami bahwa adanya terorisme dengan mengatasnamakan jihad adalah ulah dari sebagian oknum umat Islam, bukan mewakili apa yang diajarkan dalam Islam. Di Indonesia sendiri sebagai negara dengan jumlah umat muslim terbesar di dunia yang pernah mengalami peristiwa terorisme berkedok jihad beberapa kali juga mengeluarkan pendapat serupa dari mayoritas kaum muslimnya. Sikap tersebut bukan hanya muncul dari kalangan ulama saja, melainkan dari para sineas yang mencoba menggambarkan kegelisahan mereka atas terorisme berkedok jihad itu melalui karya film. Film Sang Kyai adalah film yang bergenre dokumenter. Film tersebut menceritakan tentang perlawanan dan perjuangan yang dilakukan oleh pendiri Nahdlotul Ulama, KH. Hasyim Asy’ari, para ulama dan para santri dalam mempertahankan kedaulatan bangsa Indonesia dari penjajahan pemerintah Jepang. Maka dari itu penelitian ingin mencoba menggali berbagai makna jihad yang terkandung secara tersirat dalam film Sang Kyai menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Analisis isi adalah suatu teknik sistematik untuk menganalisis isi pesan dan mengolah pesan, atau suatu alat untuk mengobservasi dan menganalisis isi perilaku komunikasi yang terbuka dari komunikator yang dipilih atas objek kajian untuk menangkap pesan yang bersifat tersirat. Selanjutnya pada bagian pembahasan menjelaskan secara utuh perihal makna jihad yang terkandung dalam film Sang Kyai sebagai sebuah cara pandang lain terhadap jihad yang seringkali disalahpahami oleh sebagian pihak. Hasil penelitian yang didapatkan adalah bahwa jihad yang terdapat dalam film tersebut merupakan jihad defensive sesuai dengan pendapat yang dikemukakan oleh Wulandari dalam bukunya, sehingga berbagai tindakan kekerasan yang mengatasnamakan jihad sangat bertentangan dengan jihad yang dimaksud dalam film ini. Dalam penelitian ini mendapatkan sebuah hasil bahwa jihad yang terdapat dalam film Sang Kyai tidak hanya menggunakan jalan kekerasan atau perang saja, melainkan dengan berpura-pura kerjasama dengan niatan bisa melawan melalui dalam pemerintahan.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Jihad; Film; Media dakwah
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.72 Jihad
200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.74 Dakwah
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > 70233 - Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI)
Depositing User: Fuad Hasyim
Date Deposited: 04 May 2019 02:19
Last Modified: 04 May 2019 02:19
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/9485

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics