Junaedi, Mahfud (2017) Epistemologi pemikiran pendidikan kaum radikal : analisis kritis tentang pendidikan jihad Abdullah Azzam dalam buku Fi al-Tarbiyah al-Jihadiyah wa al-Bina’. Research report (Laporan penelitian). LP2M UIN Walisongo, Semarang.

[thumbnail of Mahfud_Junaidi-PENELITIAN 2. EPISTEMOLOGI PEMIKIRAN.pdf]
Preview
Text
Mahfud_Junaidi-PENELITIAN 2. EPISTEMOLOGI PEMIKIRAN.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB) | Preview

Abstract

Judul lengkap dari penelitian ini adalah “Epistemologi Pemikiran Pendidikan Kaum Radikal (Analisis kritis tentang pendidikan jihad Abdullah Azzam Buku Fi al-Tarbiyah al-Jihadiyah wal Bina’)”. Pokok masalah penelitian ini ialah: Bagaimana epistemologi pendidikan kaum radikal menurut Abdullah Azzam dalam buku Fi al-Tarbiyah al-Jihadiyah wal Bina’? Bagaimana implikasi pemikiran Abdullah Azzam tentang jihad dalam buku Fi al-Tarbiyah al-Jihadiyah wal Bina’terhadap gerakan radikalisme? Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) yang menggunakan pendekatan rasionalistik dengan metode pembahasan induksi dan deduksi, metode komparasi, serta metode interpretasi.
Temuan dari penelitian ini adalah 1) Pengalaman masa kecil Abdullah Azzam berada di wilayah konflik dan terlibat dalam perjuangan melawan Israel mempengaruhi pemikirannya yang terkonsentrasi pada perang dengan segala cara sebagai satu-satunya jalan untuk memperoleh kemenangan; 2) Pemikirannya banyak dipengaruhi oleh tokoh-tokoh dan pemikir yang dia idolakan yaitu Ibnu Taimiyah dan Sayyid Qutb; 3) Menurutnya, negara-negara berpenduduk Muslim yang mengadopsi sistem negara Barat adalah bathil dan wajib diperangi; 4) Pemikirannya berpijak pada teori bahwa hakekat negara Islam adalah satu negara yang berbentuk pemerintahan Islam (daulah Islamiyah). Praktek agama Islam (dinul Islam) tidak sempurna tanpa kehadiran Daulah Islamiyah; 5) Menjaga keutuhan wilayah Islam merupakan tanggung jawab seluruh umat Islam dengan cara jihad yang bermakna qital; 6) Istinbath hukum yang dilakukan Abdullah Azzam tidak mempertimbangkan aspek maqashid al-syariah dan tidak menggunakan metode yang biasa digunakan para mujtahid yang mengambil sumber dari al-Qur’an, Hadits, Ijma’, Qiyas, Istihsan dan seterusnya. Serta tidak memperhatikan prosedur ilmiah yang benar; 7) Pemikirannya berpengaruh suburnya radikalisme dan terorisme di dunia, di antaranya al-Qaeda, ISIS, dan beberapa kelompok dan perorangan di Indonesia yaitu Jamaah Islamiyah (JI), Majlis Mujahidin Indonesia (MMI), Jamaah Ansharut Tauhid (JAT), Imam Samudra, Amrozi, Ali Ghurfon, dan beberapa kelompok lainnya; 8) Solusi terhadap radikalisme-terorisme bisa dilakukan dengan deradikalisasi, rehabilitasi-reintegrasi, dan pendekatan kesejahteraan.

Item Type: Monograph (Research report (Laporan penelitian))
Uncontrolled Keywords: Pendidikan Islam; Jihad; Radikalisme; Kaum radikal
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.72 Jihad
200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.77 Islamic religious education
Depositing User: Miswan Miswan
Date Deposited: 24 Apr 2019 09:35
Last Modified: 24 Apr 2019 09:35
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/9529

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics