Meditasi żikir untuk meningkatkan kestabilan emosi anak SLB Negeri Ungaran Barat

Yuliyanti, Siti (2014) Meditasi żikir untuk meningkatkan kestabilan emosi anak SLB Negeri Ungaran Barat. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
104411044_Coverdll.pdf - Accepted Version

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
104411044_bab1.pdf - Accepted Version

Download (159kB) | Preview
[img]
Preview
Text
104411044_bab2.pdf - Accepted Version

Download (389kB) | Preview
[img]
Preview
Text
104411044_bab3.pdf - Accepted Version

Download (119kB) | Preview
[img]
Preview
Text
104411044_bab4.pdf - Accepted Version

Download (196kB) | Preview
[img]
Preview
Text
104411044_bab5.pdf - Accepted Version

Download (85kB) | Preview
[img]
Preview
Text
104411044_bibliografi.pdf - Bibliography

Download (76kB) | Preview

Abstract

Emosi yang merupakan bentuk yang kompleks dari organism, yang melibatkan perubahan fisik dari karakter yang luas- dalam bernafas, denyut nadi, produksi kelenjar, dsb- dan, dari sudut mental yaitu rohani, adalah suatu keadaan senang atau cemas, yang ditandai adanya perasaan yang kuat, dan biasanya dorongan menuju bentuk nyata dari suatu bentuk tingkah laku. Emosi juga bisa menyiapkan tubuh untuk melakukan tindakan. Emosi merupakan suatu bentuk komunikasi, melalui perubahan mimik wajah dan fisik yang menyertai emosi. Emosi merupakan sumber penilaian diri orang lain dan sosial. Dari uraian diatas, maka peneliti tertarik untuk mengangkat permasalahan tentang Meditasi Żikir Untuk Meningkatkan Kestabilan Emosi Anak SLB Negeri Ungaran Barat ini, untuk mengembangkan potensi-potensi manusia luar biasa yang ada dalam tubuh melalui meditasi yang di barengi dengan żikir, mengolah raga, olah rasa, dan olah jiwa. Tujuan penelitian ini pertama: Agar dapat mengetahui secara teoritis mengenai emosi serta pelaksanaan meditasi żikir yang diterapkan di SLB Negeri Ungaran Barat. Kedua:Agar mengetahui secara praktis mengenai praktek pelaksanaan seputar meditasi żikir dan hasil dari kestabilan emosi anak, yang berproses dari pelaksanaan meditasi żikir yang diterapkan di SLB Negeri Ungaran Barat. serta mampu memberikan pemahaman diri pada penulis pribadi maupun pembaca dalam kemampuan bermeditasi dengan berżikir untuk menggunakan sumber-sumber emosi secara batiniah yang sudah ada otomatis di dalam diri manusia guna memberdayakan kehidupan yang lebih baik dan berkualitas. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka peneliti mengadakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Dimana penelitian ini, lebih mengandalkan manusia sebagai informasi kunci. Selanjutnya, didalam penelitian kualitatif ini melakukan analisa data secara induktif, pengarahkan sasaran penelitiannya pada usaha menemukan teori dari dasar, bersifat deskriptif, lebih mementingkan proses daripada hasil, membatasi studi dengan fokus, memiliki seperangkat kriteria untuk memeriksa keabsahan data, dasar penelitiannya bersifat sementara, dan hasil penelitiannya disepakati oleh dua pihak: peneliti dan subjek penelitian. Bentuk metode pengumpulan data menggunakan observasi serta, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Meditasi żikir ialah suatu gabungan antara meditasi dan żikir atau (ingat) kepada Allah sebagai Zat yang menciptakan bumi langit dan isinya. Artinya bahwa meditasi adalah sebuah renungan, memikirkan, melihat pikiran (terutama untuk kebaktian keagamaan) yang bertujuan sampai kepada Allah Swt. Kalau żikir adalah menyebut atau mengingat Allah. Dalam agama Islam shalat juga disebut sebagai meditasi, yang mana di dalam shalat tersebut harus dilakukan dengan penuh kekhusukan dan konsentrasi agar, berkomunikasi dengan Allah menjadi suatu kegiatan yang bertujuan untuk menemukan identitas diri yang sejati. Karena manusia adalah citra Tuhan, maka pada hakikatnya meditasi merupakan kegiatan yang bertujuan untuk menemukan Tuhan bersedia melakukan apa yang diperintahkan oleh Allah, serta meninggalkan apa yang dilarang-Nya. Karena esensi (hakekat) dari żikir adalah ketakwaan kepada Allah. Pencapaian kestabilan emosi anak SLBN Ungaran Barat yang dilakukan dengan melakukan meditasi żikir ialah ketika anak mampu untuk mengontrol emosinya dengan baik dalam menghadapi situasi tertentu baik yang berhubugan pada diri pribadinya maupun dengan orang lain. Sehingga anak dapat berpikir dan bertindak secara wajar dan tidak berlebihan dalam mengekspresikan emosi dan memperoleh keadaan yang seimbang antara psikis dan fisik walaupun dihadapkan pada tekanan hidup baik yang ringan atau yang berat. Secara sederhana mereka mampu menerima pelajaran dengan baik dan benar. Selain itu, anak menjadi lebih terarah dalam perilaku.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Meditasi; Zikir; Sekolah Luar Biasa
Subjects: 100 Philosophy and psychology > 150 Psychology > 152 Perception, movement, emotions, drives
200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.3 Islamic Worship / Ibadah > 297.38 Rites, prayer
300 Social sciences > 370 Education > 371 School management; special education
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Tasawuf dan Psikoterapi
Additional Information: Pembimbing: Prof. Dr. H.M. Amin Syukur, MA.; Dr. Sulaiman, M. Ag.
Depositing User: Nur yadi
Date Deposited: 25 Apr 2015 04:23
Last Modified: 25 Apr 2015 04:23
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/3970

Actions (login required)

View Item View Item