Manajemen budaya religius dalam pembentukan karakter anak usia dini (studi kasus di TK Muslimat NU 07 Bahrul Ulum Desa Pucangrejo Kecamatan Gemuh Kabupaten Kendal)

Fitriyani, Diyah (2016) Manajemen budaya religius dalam pembentukan karakter anak usia dini (studi kasus di TK Muslimat NU 07 Bahrul Ulum Desa Pucangrejo Kecamatan Gemuh Kabupaten Kendal). Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf - Accepted Version

Download (505kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf - Accepted Version

Download (286kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf - Accepted Version

Download (542kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf - Accepted Version

Download (380kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf - Accepted Version

Download (592kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf - Accepted Version

Download (200kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Bibliography

Download (298kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LAMPIRAN.pdf - Supplemental Material

Download (683kB) | Preview

Abstract

Maraknya fenomena kenakalan anak usia dini yang disebabkan oleh pola asuh orang tua yang kurang baik. Oleh karena itu TK Muslimat NU 07 Bahrul Ulum berusaha menanamkan karakter agamis sejak dini melalui program budaya religius di sekolah. Maka penulis melakukan penelitian tentang “Manajemen Budaya Religius dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini” di TK Muslimat NU 07 Bahrul Ulum. TK Muslimat NU 07 Bahrul Ulum dijadikan sumber informasi untuk menjawab pertanyaan dalam penelitian ini antara lain: 1) Bagaimana perencanaan budaya religius TK Muslimat NU 07 Bahrul Ulum, 2) Bagaimana pelaksanaan budaya religius TK Muslimat NU 07 Bahrul Ulum, 3) Bagaiman evaluasi budaya religius TK Muslimat NU 07 Bahrul Ulum . Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode: 1) wawancara, 2) observasi, dan 3) dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan cara: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) perencanaan budaya religius yang pertama menentukan kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan dalam budaya religius antara lain: budaya deruluk salam, budaya bersalaman, menjaga kebersihan badan dan lingkungan, berdo’a sebelum dan sesudah pelajaran, membaca surat pendek sebelum pelajaran, serta membaca do’a berkendara sebelum pulang, kedua perumusan tujuan program budaya religius tersebut yaitu Peserta didik agar menjadi anak yang sholeh sholehah, 2) pelaksanaan budaya religius dengan cara guru senantiasa membimbing, mengarahkan, serta memberikan contoh dalam melaksanakan budaya religius sehingga budaya religius dapat tercapai sesuai dengan tujuan 3) evaluasi budaya religius dilakukan dengan cara penilaian unjuk kerja dan observasi. Peneliti memberikan saran, 1) dalam perencanaan budaya religius hendaknya juga melibatkan orang tua peserta didik agar orang tua mengetahui kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan peserta didik selama di sekolah, 2) pelaksanaan budaya religius sekolah hendaknya melibatkan orang tua untuk senantiasa ikut serta mengimplementasikan budaya religius ketika peserta didik berda di rumah, 3) evaluasi budaya religius selain dengan penilaian unjuk kerja dan observasi, hendaknya dievaluasi dengan menggunakan catatan anekdot.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Budaya; Pembentukan karakter; Pendidikan anak usia dini
Subjects: 300 Social sciences > 370 Education > 372 Elementary education > 372.2 Pendidikan dasar (Play gorup, TK, SD)
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Manajemen Pendidikan Islam
Additional Information: Pembimbing: Dr. Fatkuroji, M. Pd.; Ismail SM, M. Ag.
Depositing User: Nur Rohmah
Date Deposited: 10 Apr 2017 02:32
Last Modified: 10 Apr 2017 02:32
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/6654

Actions (login required)

View Item View Item