Pengembangan modul pembelajaran biologi berbasis kearifan lokal di Kawasan Wisata Goa Kreo pada materi ekosistem kelas X SMA negeri 16 Semarang

Lestari, Atsni Wahyu (2017) Pengembangan modul pembelajaran biologi berbasis kearifan lokal di Kawasan Wisata Goa Kreo pada materi ekosistem kelas X SMA negeri 16 Semarang. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
11) skripsi lengkap.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (6MB) | Preview

Abstract

Upaya pengembangan modul biologi berbasis kearifan lokal masih belum banyak digunakan dalam pembelajaran di sekolah. Salah satu sekolah yang belum menggunakan modul mata pelajaran biologi yang berbasis kearifan lokal ialah SMA Negeri 16 Semarang.SMA Negeri 16 Semarang pada tahun 2016 telah memperoleh penghargaan sebagai sekolah Adiwiyata, yaitu sekolah yang mampu menerapkan kepedulian terhadap lingkungan yang ada di sekitarnya. Oleh karenanya sebagai sekolah berwawasan kepedulian terhadap lingkungan diperlukan adanya modul pembelajaran biologi berbasis kearifan lokal sekitar untuk dapat diterapkan dalam lingkungan sekolah. Salah satu upaya mewujudkan hal tersebut, maka diperlukan pengembangan modul ekosistem berbasis kearifan lokal di Kawasan Wisata Goa Kreo. Dari penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sumber belajar peserta didik, mampu memberikan nilai-nilai kearifan lokal kepada peserta didik, serta sebagai upaya menjaga kelestarian tradisi alam sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan keefektifan modul materi ekosistem yang telah dikembangkan. Penelitian ini dilakukan dengan metode Research and Development, mengacu pada model 4-D (define, design, develop, dan dessiminate) Thiagarajan. Hasil pengembangan sangat layak digunakan delam pembelajaran, hal tersebut berdasarkan pada penilaian kualitas modul oleh ahli materi dengan presentase sebesar 84,54%, ahli media dengan presentase sebesar 93.34%, guru mata pelajaran biologi dengan presentase sebesar 90,23%, dan menurut tanggapan peserta didik dengan presentase sebesar 97,2%. keefektivan modul pembelajaran biologi berbasis kearifan lokal di Kawasan Wisata Goa Kreo pada materi ekosistem kelas X di SMA Negeri 16 Semarang mempunyai rata-rata hasil belajar eksperimen dengan menggunakan modul adalah 81,105 dan kelas kontrol yang tidak menggunakan modul dalam pembelajaran adalah vii 67,778. Uji perbedaan dua rata-rata diperoleh thitung = 7,823 dan ttabel= 1,993, karena thitung>ttabel maka Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa Penggunaan modul pembelajaran biologi berbasis kearifan lokal di Kawasan Wisata Goa Kreo pada materi ekosistem terbukti efektif terhadap hasil belajar siswa kelas X IPA 2 di SMA Negeri 16 Semarang dengan nilai efektif sebesar 1,7 yang memilikikategori tinggi.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorLianah, LianahUNSPECIFIED
Thesis advisorHidayat, SaifullahUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Modul pembelajaran; Pembelajaran biologi; Kearifan lokal; Ekosistem
Subjects: 300 Social sciences > 370 Education > 371 School management; special education > 371.3 Metode, kegiatan belajar mengajar; metode pembelajaran
500 Natural sciences and mathematics > 570 Life sciences > 577 General nature of life
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Pendidikan Biologi
Depositing User: Ihsannudin Ihsannudin
Date Deposited: 06 Jun 2018 08:41
Last Modified: 06 Jun 2018 08:41
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/7848

Actions (login required)

View Item View Item