Upaya meningkatkan kemampuan motorik halus melalui kegiatan kolase pada anak kelompok A di RA Masjid Al-Azhar Permata Puri Semarang tahun ajaran 2018/2019

Ulinnuha, Ismi Hanif (2019) Upaya meningkatkan kemampuan motorik halus melalui kegiatan kolase pada anak kelompok A di RA Masjid Al-Azhar Permata Puri Semarang tahun ajaran 2018/2019. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo Semarang.

[img]
Preview
Text
jadi satu.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (4MB) | Preview

Abstract

Kemampuan motorik halus anak kelompok A As-syams di RA Masjid Al-Azhar Permata Puri Ngaliyan Semarang belum berkembang dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan kolase. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas secara kolaboratif antara peneliti dengan guru kelas. Model penelitian yang digunakan adalah model Hopkins. Penelitian dilakukan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah anak kelompok A As-syams RA Masjid Al-azhar Permata Puri Ngaliyan Semarang, sejumlah 15 anak. Objek penelitian adalah kemampuan motorik halus. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Indikator keberhasilan yang ditetapkan yaitu 75% dan jika anak mampu mencapai indikator peningkatan motorik halus yaitu mengontrol gerakan tangan yang menggunakan otot halus (menjumput, mencolek, mengepal, dll). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik halus anak kelompok A As-syams pada kondisi awal menunjukkan bahwa kemampuan motorik halus anak yang belum berkembang (BB) mengalami penurunan dari 6 anak (40%) pada kondisi awal (pra siklus) menjadi 1 anak (6,66%) pada siklus I dan pada siklus II anak dengan kriteria belum berkembang (BB) sudah benar-benar tidak ada. Untuk kriteria mulai berkembang (MB) pada kondisi awal terdapat 6 anak (40%), pada siklus I mengalami penurunan menjadi 1 anak (6,66%), dan pada siklus II sudah tidak ada lagi anak dengan kriteria belum berkembang. Peningkatan terjadi pada kriteria berkembang sesuai harapan (BSH) yang pada kondisi awal terdapat 3 anak (20%), pada siklus I mengalami peningkatan menjadi 13 anak (86,66%), dan pada siklus II meningkat menjadi 14 anak (93,33%). Perolehan persentase pada siklus II membuktikan bahwa penelitian ini telah mencapai indikator keberhasilan yaitu kemampuan motorik halus anak mengalami peningkatan ≥75%. Penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan kolase yang dilakukan dengan menggunakan kepingan kertas, kepingan kardus bekas, kepingan daun kering dengan menggunakan jari-jari tangan yang dilakukan berulang-ulang dapat meningkatkan kemampuan motorik halus pada kelompok A As-syams di RA Masjid Al-azhar Permata Puri Ngaliyan Semarang.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorMuslam, MuslamUNSPECIFIED
Thesis advisorSutiyono, AgusUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Kemampuan motorik halus; Metode pembelajaran; Kegiatan kolase
Subjects: 300 Social sciences > 370 Education > 372 Elementary education > 372.2 Pendidikan dasar (Play gorup, TK, SD)
300 Social sciences > 370 Education > 372 Elementary education > 372.8 Pelajaran lain untuk pendidikan dasar (Ilmu sosial, menari, musik, sejarah)
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD)
Depositing User: Muhammad Khozin
Date Deposited: 20 Jul 2019 02:14
Last Modified: 20 Jul 2019 02:14
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/9804

Actions (login required)

View Item View Item