Pemanfaatan Limbah Tulang Ikan Kuniran (Upeneus Moluccensis) untuk Fortifikasi Kalsium (Ca) pada Susu Kedelai

Ariyani, Nigita (2012) Pemanfaatan Limbah Tulang Ikan Kuniran (Upeneus Moluccensis) untuk Fortifikasi Kalsium (Ca) pada Susu Kedelai. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
083711030_Coverdll.pdf - Accepted Version

Download (627kB) | Preview
[img]
Preview
Text
083711030_Bab1.pdf - Accepted Version

Download (63kB) | Preview
[img]
Preview
Text
083711030_Bab2.pdf - Accepted Version

Download (180kB) | Preview
[img]
Preview
Text
083711030_Bab3.pdf - Accepted Version

Download (66kB) | Preview
[img]
Preview
Text
083711030_Bab4.pdf - Accepted Version

Download (217kB) | Preview
[img]
Preview
Text
083711030_Bab5.pdf - Accepted Version

Download (16kB) | Preview
[img]
Preview
Text
083711030_Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (26kB) | Preview

Abstract

Industri pengolahan ikan Kuniran (Upeneus moluccensis) di daerah sekitar pesisir pantai Utara Jawa, tepatnya di desa Banyutowo Kecamatan Dukuhseti Kabupaten Pati masih banyak menghasilkan limbah. Selama ini limbah dari industri pengolahan ikan tidak banyak dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat, bahkan jika musim tangkapan melimpah limbah hasil industri fillet ikan Kuniran (Upeneus moluccensis) dibuang sembarangan dan dibiarkan mencemari lingkungan. Limbah ini dapat dimanfaatkan sebagai sumber kalsium atau sebagai bahan pengaya (fortifikan), karena limbah yang berupa tulang ikan sisa fillet masih memiliki kandungan kalsium yang cukup banyak. Kalsium dari tulang ikan Kuniran (Upeneus moluccensis) dapat dimanfaatkan untuk menambah atau memperkaya kandungan kalsium dari susu kedelai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan kalsium pada tulang ikan dan pengaruh penambahan tepung tulang ikan Kuniran terhadap kandungan kalsium pada susu kedelai. Penelitian ini dibagi menjadi tiga tahap. Tahap pertama dilakukan pembuatan tepung tulang ikan dengan metode deproteinasi dan analisis kandungan kalsiumnya. Tahap kedua dilakukan pembuatan susu kedelai bubuk sekaligus dilakukan fortifikasi tepung tulang ikan Kuniran (Upenneus molucensis) pada susu kedelai bubuk. Tahap ketiga analisis kandungan kalsium pada susu kedelai fortifikasi. Rancangan penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) pola searah dengan perlakuan penambahan tepung tulang ikan yang memiliki kadar kalsium 15,8 % dengan empat taraf penambahan yaitu sebanyak 0 g (0%); 1,518 g (20%); 3,037 g (40 %); 6,075 (80 %) tepung tulang ikan pada 240 mL susu kedelai berdasarkan AKG kalsium 1200 mg/hari. Setiap taraf konsentrasi terdiri dari dua kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fortifikasi tepung tulang ikan berpengaruh sangat nyata (p<0,01) terhadap kandungan kalsium susu kedelai yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan kandungan kalsium yang dihasilkan semakin meningkat. Susu kedelai dengan tingkat fortifikasi 0 %; 20 %; 40 %; dan 80 %; AKG mempunyai kandungan kalsium rataan berturut-turut 8, 766 mg/ 100 g; 11,66 mg/ 100 g; 62,46 mg/ 100 g; dan 56, 02 mg/ 100 g. Susu kedelai yang mempunyai kandungan kalsium tertinggi dihasilkan pada taraf fortifikasi 40 % yaitu sebanyak 62,46 mg/100 g. Dari hasil penelitian disarankan mengkonsumsi tiga gelas susu kedelai fortifikasi kalsium untuk memenuhi minimal 240 mg kalsium perhari. Serta mengkonsumsi makanan yang tinggi kalsium untuk memenuhi kebutuhan kalsium perhari.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Pengolahan Limbah; Limbah Tulang Ikan; Susu Kedelai; Kalsium
Subjects: 500 Natural sciences and mathematics > 540 Chemistry and allied sciences > 547 Organic chemistry
600 Technology (Applied sciences) > 630 Agriculture > 637 Processing dairy and related products
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Tadris > Tadris Kimia
Depositing User: Nur yadi
Date Deposited: 17 Dec 2013 00:59
Last Modified: 17 Dec 2013 00:59
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/990

Actions (login required)

View Item View Item