Analisis total senyawa fenolik, vitamin C, dan aktivitas antioksidan pada snack bar berbasis Sukun (Artocarpus altilis), Kacang Kedelai (Glycine max l.), biji Labu Kuning (Cucurbita moschata), dan Stroberi (Fragaria sp.)

Arviana, Shinta (2025) Analisis total senyawa fenolik, vitamin C, dan aktivitas antioksidan pada snack bar berbasis Sukun (Artocarpus altilis), Kacang Kedelai (Glycine max l.), biji Labu Kuning (Cucurbita moschata), dan Stroberi (Fragaria sp.). Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of Skripsi_2107026072_Shinta_Arviana] Text (Skripsi_2107026072_Shinta_Arviana)
Skripsi_2107026072_Shinta_Arviana.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB)

Abstract

Indonesia merupakan negara yang rawan bencana alam karena terletak pada jalur "Ring of Fire". Kondisi ini menyebabkan wilayah Indonesia sering mengalami bencana seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem. Situasi darurat akibat bencana seringkali menyebabkan keterbatasan akses terhadap pangan dan air bersih yang berdampak pada penurunan status gizi serta peningkatan stres oksidatif pada pengungsi. Untuk mengatasi hal tersebut, dibutuhkan produk pangan darurat yang bergizi seimbang, mengandung antioksidan, dan dapat dikonsumsi langsung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar total senyawa fenolik, vitamin C, dan aktivitas antioksidan pada snack bar berbasis sukun, kacang kedelai, biji labu kuning, dan stroberi sebagai alternatif pangan darurat. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat formulasi dan tiga kali pengulangan. Parameter yang diuji meliputi total senyawa fenolik menggunakan metode Folin-Ciocalteu, kadar vitamin C dengan metode HPLC (High Performance Liquid Chromatography), dan aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl). Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa keempat formulasi memberikan perbedaan nyata terhadap semua parameter yang diuji (p < 0,05). Formulasi F1 menunjukkan kadar total senyawa fenolik dan vitamin C tertinggi sebesar 0,312 mgGAE/g dan 0,717 mg/100 g. Namun, aktivitas antioksidan tertinggi ditunjukkan oleh formulasi F4 dengan nilai IC50 sebesar 22,2 ppm yang termasuk dalam kategori sangat kuat. Meskipun kandungan total fenolik dan vitamin C tidak berbanding lurus dengan aktivitas antioksidan, diduga terdapat senyawa bioaktif lain yang mempengaruhi hasil tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa snack bar yang dikembangkan berpotensi sebagai pangan darurat yang tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga berkontribusi dalam perlindungan terhadap stres oksidatif.

ABSTRACT:
Indonesia is a country prone to natural disasters because it is located on the "Ring of Fire". This condition causes Indonesia to often experience disasters such as floods, landslides, and extreme weather. Emergency situations due to disasters often lead to limited access to food and clean water, which has an impact on decreasing nutritional status and increasing oxidative stress in refugees. To overcome this, emergency food products are needed that are nutritionally balanced, contain antioxidants, and can be consumed directly. This study aims to analyze the levels of total phenolic compounds, vitamin C, and antioxidant activity in snack bars based on breadfruit, soybeans, pumpkin seeds, and strawberries as alternative emergency food. This study used a Completely Randomized Design (CRD) with four formulations and three repetitions. The parameters tested included total phenolic compounds using the Folin-Ciocalteu method, vitamin C levels using the HPLC (High Performance Liquid Chromatography) method, and antioxidant activity using the DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl) method. The results of statistical analysis showed that the four formulations gave significant differences to all parameters tested (p <0.05). Formulation F1 showed the highest total phenolic and vitamin C content of 0.312 mgGAE/g and 0.717 mg/100 g. However, the highest antioxidant activity was shown by formulation F4 with an IC50 value of 22.2 ppm which is included in the very strong category. Although the total phenolic and vitamin C content is not directly proportional to antioxidant activity, it is suspected that there are other bioactive compounds that affect these results. These findings indicate that the developed snack bar has the potential to be an emergency food that not only meets nutritional needs but also contributes to protection against oxidative stress

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Snack bar; Pangan darurat; Senyawa fenolik; Vitamin C; Aktivitas antioksidan; Sukun; Artocarpus altilis; Kacang Kedelai; Glycine max l.; Biji Labu Kuning; Cucurbita moschata; Stroberi; Fragaria sp.
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 640 Home economics and family living > 641 Food and drink
Divisions: Fakultas Psikologi dan Kesehatan > 13211 - Gizi
Depositing User: Alvito Praba N.
Date Deposited: 09 Jan 2026 01:09
Last Modified: 09 Jan 2026 01:09
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/28925

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics