Interaksi sosial-religius muslim dan Kristen di Dusun Sasak Kecamatan Boja : telaah interaksionisme simbolik Herbert Blumer
Ardiana, Diva Tri (2025) Interaksi sosial-religius muslim dan Kristen di Dusun Sasak Kecamatan Boja : telaah interaksionisme simbolik Herbert Blumer. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
Skripsi_2104036028_Diva_Tri_Ardiana.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (3MB)
Abstract
Interaksi sosial religius umat Muslim dan Kristen di Dusun Sasak, Kecamatan Boja, menjadi salah satu contoh nyata terciptanya keharmonisan dalam kehidupan masyarakat yang plural. Dalam konteks masyarakat yang beragam, interaksi ini mencakup berbagai jenis kegiatan sosial, seperti perayaan bersama, dialog antaragama, dan kolaborasi dalam kegiatan kemanusiaan. Peneliti ini bertujuan untuk membangun keharmonisan di antara umat beragam dan dapat memberikan wawasan yang berharga dalam memahami dinamika interaksi sosial-religius serta menekankan pentingnya toleransi dalam menciptakan keharmonisan antarumat beragama di Indonesia. Rumusan masalah yang diangkat adalah: 1. Bagaimana interaksi sosial-religius masyarakat dalam menciptakan keharmonisan antar umat Muslim dan Kristen di Dusun Sasak?, 2. Apa makna simbolik dalam interaksi sosial religius masyarakat Dusun Sasak yang berjalan dengan harmonis?. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui obeservasi, wawancara mendalam dengan masyarakat Dusun Sasak, serta dokumentasi pelaksanaan punggahan di masyarakat Dusun Sasak. Penelitian ini menggunakan teori interaksionisme simbolik yang dikemukakan oleh Herbert Blumer, penelitian ini berfokus pada bagaimana makna dan simbol yang dibangun dalam interaksi sehari-hari berkontribusi pada hubungan antarumat beragama. Hasil penelitian ini memberikan penjelasan bahwa interaksi sosial religius yang terjalin secara konstruktif, didukung dengan penggunaan simbol-simbol toleransi, berperan besar dalam membangun keharmonisan antarumat beragama. Melalui komunikasi yang terjaga dengan baik dan sikap saling menghargai, keberagaman agama di masyarakat bukan lagi menjadi alasan munculnya perpecahan, melainkan justru menjadi kekuatan bersama untuk mempererat persatuan. Temuan ini juga memperjelas pentingnya memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang upaya memperkuat kerukunan dalam kehidupan masyarakat Indonesia yang majemuk.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Interaksi sosial-religius; Toleransi; Interaksionisme simbolik; Herbert Blumer |
| Subjects: | 200 Religion (Class here Comparative religion) > 201 Religious mythology, general classes of religion, interreligious relations and attitudes, social theology |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > 76234 - Studi Agama-agama |
| Depositing User: | Arya Faith Pratama |
| Date Deposited: | 03 Feb 2026 03:32 |
| Last Modified: | 03 Feb 2026 03:32 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29227 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
