Penentuan arah kiblat dalam pelayaran Batam-Jakarta : studi kasus di kapal PELNI 119.KM-Kelud

Ifani, Aliatun (2025) Penentuan arah kiblat dalam pelayaran Batam-Jakarta : studi kasus di kapal PELNI 119.KM-Kelud. Masters thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of Tesis_2202048043_Aliatun_Ifani] Text (Tesis_2202048043_Aliatun_Ifani)
Tesis_2202048043_Aliatun_Ifani.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB)

Abstract

Dunia pelayaran memiliki kondisi yang berbeda dengan kondisi di daratan. Penentuan arah kiblat di atas kapal memiliki perbedaan dalam setiap waktu pelaksanaan salat, padahal penentuan arah kiblat dapat dilakukan dengan mudah karena sudah terdapat perhitungan yang tetap untuk menentukannya. Ini terjadi karena pergerakan kapal yang dinamis, titik tempuh yang sangat jauh, dan waktu yang tidak singkat, sehingga mengakibatkan data geografis yang bervariasi. Hal yang demikian ini perlu menjadi perhatian, terutama terkait arah kiblat yang menjadi syarat sah untuk melaksanakan salat dan membantu konsistensi umat muslim dalam beribadah.
Penelitian ini dimaksudkan untuk menjawab pertanyaan: (1) Bagaimana metode penentuan arah kiblat di Kapal PELNI 119.KM-Kelud? (2) Bagaimana akurasi penentuan arah kiblat di Kapal PELNI 119.KM-Kelud?. Jenis penelitian ini adalah lapangan atau field research dengan sumber data primer diperoleh dari melalui wawancara dengan praktisi atau bidang lainnya yang kredibel terkait penelitian ini. Data tersebut Kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif analitik melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Berdasarkan penelitian ini, didapatkan hasil bahwa Penentuan arah kiblat dalam pelayaran Batam-Jakarta di Kapal PELNI 119.KM-Kelud dapat ditentukan berdasarkan data haluan sejati kapal dengan patokan sudut mutlak azimuth arah kiblat di atas kapal yaitu 290. Adapun akurasi hasil penentuan arah kiblat di atas kapal apabila distandarisasi dengan metode azimuth kiblat mempunyai selisih rata-rata 3° 16’, sehingga dikategorikan kurang akurat. Oleh sebab itu, perlu dilakukan kajian ulang terhadap penentuan arah kiblat di kapal laut agar mendapatkan hasil yang lebih presisi. Kajian tersebut bisa dengan mengelaborasi teori penentuan arah kiblat berupa data-data astronomis yang kemudian dapat diimplementasikan perhitungannya.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Akurasi; Arah kiblat; Pelayaran; Kapal PELNI
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.26 Islam and secular disciplines > 297.265 Islam and natural science (Incl. Islamic Astronomy/Ilmu Falak)
Divisions: Program Pascasarjana > Program Master (S2) > 50102 - Ilmu Falak (S2)
Depositing User: Hizkia Chandra
Date Deposited: 06 Feb 2026 01:12
Last Modified: 06 Feb 2026 01:12
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29278

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics