Strategi perajin lanthing dalam pengelolaan limbah : studi di home industry lanthing Desa Patukrejo Kecamatan Bonorowo Kabupaten Kebumen
Inayah, Rifkiyatul (2024) Strategi perajin lanthing dalam pengelolaan limbah : studi di home industry lanthing Desa Patukrejo Kecamatan Bonorowo Kabupaten Kebumen. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
Skripsi_2006026070_Rifkiyatul_Inayah.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (2MB)
Abstract
Home industry lanthing merupakan salah satu sektor usaha rumahan yang berkontribusi penting terhadap perekonomian masyarakat Kebumen. Namun, proses produksinya menghasilkan limbah padat dan cair yang menjadi tantangan bagi perajin dalam menjalankan usaha, terutama terkait dampaknya terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. Penelitian ini mengkaji cara pengelolan limbah oleh perajin lanthing di Desa Patukrejo melalui perspektif sosiologi dengan menggunakan teori Pembangunan Terencana (Planned Development) Robertson.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam prosesnya, peneliti melakukan wawancara mendalam dengan dua belas informan yang terdiri dari perajin lanthing, masyarakat Desa Patukrejo, dan Dinas Lingkungan Hidup, Kelautan dan Perikanan (DLHKP) Kabupaten Kebumen. Data yang telah diperoleh dari penelitian dianalisis secara induktif melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perajin lanthing menerapkan berbagai strategi pengelolaan limbah, meliputi pengurangan sumber limbah melalui pemilihan singkong berkualitas tinggi dengan kadar air rendah untuk mengurangi limbah cair, penggunaan karung berlapis pada proses pengepresan untuk meminimalkan volume limbah cair, pemanfaatan limbah padat sebagai pakan ternak dan upah tambahan kerja, dan pembangunan waduk penampungan serta pembuatan kolam penampungan limbah cair sederhana. Namun, pengelolaan limbah masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan pengetahuan, keterbatasan infrastruktur, dan dukungan teknis dari pemerintah. Dampak pengelolaan limbah lanthing oleh perajin meliputi dampak sosial, yaitu peningkatan kesadaran lingkungan di kalangan perajin dan penguatan hubungan sosial, dampak ekonomi berupa efisiensi biaya produksi, memperoleh pendapatan tambahan, serta keberlanjutan usaha, dan dampak lingkungan berupa pengurangan pencemaran. Penelitian ini memberikan wawasan penting tentang bagaimana perajin lanthing beradaptasi dengan persoalan limbah dan mengintegrasikan prinsip pembangunan berkelanjutan dalam praktik pengelolaan limbah lanthing yang berkontribusi pada keberlangsungan home industry lanthing dan pelestarian lingkungan.
ABSTRACT:
The lanthing home industry is one of the home-based business sectors that contribute significantly to the economy of the Kebumen community. However, the production process produces solid and liquid waste that poses a challenge for the crafters in running the business, especially regarding its impact on the environment and public health. This research examines the way waste is managed by lanthing crafters in Patukrejo Village through a sociological perspective using Robertson's Planned Development theory.
This research uses a qualitative method with a descriptive approach. This type of research is field research. The data sources in this research consist of primary data and secondary data. The data collection techniques used were observation, interview, and documentation. In the process, researchers conducted in-depth interviews with twelve informants consisting of lanthing crafters, Patukrejo Village community, and the Kebumen Regency Environment, Marine and Fisheries Service (DLHKP). The data obtained from the research were analyzed inductively through data reduction, data presentation, and conclusion drawing.
The results of this study show that lanthing artisans implement various waste management strategies, including waste source reduction through the selection of high-quality cassava with low moisture content to reduce liquid waste, the use of layered sacks in the pressing process to minimize the volume of liquid waste, the utilization of solid waste as animal feed and additional wages for work, and the construction of storage reservoirs and the construction of simple liquid waste storage ponds. However, waste management still faces challenges, including limited knowledge, limited infrastructure and technical support from the government. The impacts of lanthing waste management by crafters include social impacts, namely increased environmental awareness among crafters and strengthened social relations, economic impacts in the form of production cost efficiency, obtaining additional income, and business sustainability, and environmental impacts in the form of reduced pollution. This research provides important insights into how lanthing crafters adapt to waste issues and integrate sustainable development principles in lanthing waste management practices that contribute to the sustainability of the lanthing home industry and environmental preservation.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Perajin Lanthing; Pengelolaan limbah; Home industry; Sosial ekonomi; Lingkungan |
| Subjects: | 600 Technology (Applied sciences) > 640 Home economics and family living > 641 Food and drink |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > 69201 - Sosiologi |
| Depositing User: | Miswan Miswan |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 07:47 |
| Last Modified: | 29 Jun 2026 07:47 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/30188 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
