Analisis miskonsepsi siswa pada materi persamaan garis lurus berbasis etnomatematika kelas VIII H SMPN 23 Semarang
Zakiyah, Aulia Nurul (2025) Analisis miskonsepsi siswa pada materi persamaan garis lurus berbasis etnomatematika kelas VIII H SMPN 23 Semarang. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
Skripsi_2108056100_Aulia_Nurul_Zakiyah.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (5MB)
Abstract
Penelitian ini menganalisis miskonsepsi siswa kelas VIII-H SMP Negeri 23 Semarang pada materi Persamaan Garis Lurus dengan pendekatan Etnomatematika menggunakan metode Four-Tier Cerainty of Response Index (CRI). Latar belakang penelitian ini adalah masih banyak siswa yang kesulitan memahami konsep matematika, khususnya Persamaan Garis Lurus, serta potensi etnomatematika dalam menjembatani pemahaman konsep matematika dengan budaya lokal. Etnomatematika dalam penelitian ini diintegrasikan melalui konteks budaya Semarang, seperti ragam budaya Semarang, pola arsitektur tradisional, dan bentuk-bentuk dalam kerajinan lokal yang relevan dengan konsep garis lurus. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah 30 siswa kelas dan dipilih 6 siswa sebagai objek penelitian dengan teknik purposive sampling. Subjek penelitian adalah dua siswa kategori tingkat miskonsepsi tinggi, dua siswa kategori tingkat miskonsepsi sedang dan dua siswa kategori miskonsepsi rendah. Data dikumpulkan melalui tes diagnostik Four-Tier Test disertai Certainty of Response Index (CRI) dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi jenis dan sumber miskonsepsi, serta menghitung persentase siswa yang mengalami miskonsepsi pada setiap indikator materi Persamaan Garis Lurus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas VIII-H masih memiliki berbagai miskonsepsi pada materi Persamaan Garis Lurus yang dikaitkan dengan etnomatematika. Perolehan analisis data diketahui bahwa rata-rata persentase yang mengalami miskonsepsi sebesar 26%, false positive sebesar 20,68%, false negative sebesar 4,68%, paham konsep sebesar 33%, dan tidak paham konsep sebesar 22%. Penyebab miskonsepsi yaitu pemikiran intuisi yang salah, reasoning siswa yang tidak lengkap atau salah dan pemikiran asosiatif.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Miskonsepsi; Persamaan garis lurus; Etnomatematika; Four-Tier Certainty of Response Index (FTCRI); Siswa SMP |
| Subjects: | 500 Natural sciences and mathematics > 510 Mathematics > 515 Analysis |
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > 84202 - Pendidikan Matematika |
| Depositing User: | Upload Mandiri |
| Date Deposited: | 05 Sep 2026 05:43 |
| Last Modified: | 05 Sep 2026 05:43 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/31694 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
