Pendekatan CTL (contextual teaching and learning) dalam meningkatkan hasil belajar siswa materi pokok ekosistem di kelas VII MTs Al-Madinah Tegalkubur Yamansari Lebaksiu-Tegal tahun ajaran 2011-2012

Robawi, Robawi (2011) Pendekatan CTL (contextual teaching and learning) dalam meningkatkan hasil belajar siswa materi pokok ekosistem di kelas VII MTs Al-Madinah Tegalkubur Yamansari Lebaksiu-Tegal tahun ajaran 2011-2012. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
43811043_Coverdll.pdf - Accepted Version

Download (562kB) | Preview
[img]
Preview
Text
43811043_Bab1.pdf - Accepted Version

Download (24kB) | Preview
[img]
Preview
Text
43811043_Bab2.pdf - Accepted Version

Download (198kB) | Preview
[img]
Preview
Text
43811043_Bab3.pdf - Accepted Version

Download (48kB) | Preview
[img]
Preview
Text
43811043_Bab4.pdf - Accepted Version

Download (47kB) | Preview
[img]
Preview
Text
43811043_Bab5.pdf - Accepted Version

Download (11kB) | Preview
[img]
Preview
Text
43811043_Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (9kB) | Preview

Abstract

Permasalahan yang timbul dalam penelitian ini adalah bagaimanakah pembelajaran materi pokok ekosistem dengan pendekatan CTL dan bagaimana hasil belajar siswa dalam materi pokok ekosistem dengan pendekatan CTL. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Untuk menemukan format skenario pembelajaran biologi dengan pendekatan kontekstual (CTL) pada materi pokok ekosistem 2) Untuk mengetahui tingkat keberhasilan belajar peserta didik kelas VII B Al-Madinah Lebaksiu-Tegal dalam mata pelajaran biologi khususnya dalam materi pokok ekosistem. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK). Dalam penerapannya melalui 2 siklus, yaitu siklus I siklus II dan setiap siklusnya tedapat empat komponen yaitu, perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Sebelum masuk pelaksanaan siklus I, dilakukan terlebih dahulu pra siklus. Dalam pra siklus pembelajarannya ternyata menggunakan metode konvensional yang mana dalam metode tersebut guru masih sangat dominan dalam proses belajar mengajar. Hal ini yang menjadikan peserta didik pasif dalam kegiatan belajar mengajar. Disamping itu pembelajaran yang konvensional, peserta didik menganggap guru sosok yang menakutkan, sehingga mereka takut dalam mengungkapkan pendapatnya serta pengetahuan yang dimilikinya karena pendapatnya takut salah. Sehingga nilai peserta didik masih banyak dibawah KKM (Kriteria Ketuntasan Minimum) yang ditentukan pihak sekolah yaitu 6,0. Pada pra siklus, peneliti mendapatkan data aktivitas maupun hasil belajar peserta didik dalam hal ini nilai ulangan sub materi komponen ekosistem dan satuan-satuan ekosistem. Aktivitas peserta didik sebanyak 58,23% dan nilai rata-ratanya 55,75 dengan 45% peserta didik yang tuntas dan selebihnya peserta didik yang tidak tuntas. Pada penelitian ini, yang menjadi subjek penelitian adalah peserta didik kelas VII B MTs Al- Madinah Lebaksiu-Tegal yang berjumlah 40 siswa (18 peserta didik putra dan 22 peserta didik putri). Pada siklus I didapatkan data aktivitas peserta didik 67,97% dan hasilbelajar yang didapat dari nilai rata-rata kelas yaitu 63,125 dengan 85% peserta didik yang tuntas. Pada siklus II didapat aktivitas peserta didik dalam kegiatan pembelajaran sebanyak 90,3% dan hasil dari ketiga tahp tersebut (pra siklus, siklus I, siklus II) mengalami peningkatan, baik hasil belajar maupun aktivitas yang dilakukan peserta didik dalam kegiatan belajar mengajar.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Contextual Teaching and Learning (CTL); Model Pembelajaran; Hasil Belajar
Subjects: 300 Social sciences > 370 Education > 371 School management; special education
500 Natural sciences and mathematics > 570 Life sciences > 577 General nature of life
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Tadris > Tadris Biologi
Depositing User: Nur yadi
Date Deposited: 17 Apr 2014 03:49
Last Modified: 17 Apr 2014 03:49
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/1971

Actions (login required)

View Item View Item