Penerapan model pembelajaran group investigation (GI) dalam upaya meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi pokok bangun ruang kelas VIII F MTs Negeri 1 Semarang tahun pelajaran 2010/2011

Haffidianti, Yunita (2011) Penerapan model pembelajaran group investigation (GI) dalam upaya meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi pokok bangun ruang kelas VIII F MTs Negeri 1 Semarang tahun pelajaran 2010/2011. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
73511036_coverdll.pdf - Accepted Version

Download (479kB) | Preview
[img]
Preview
Text
73511036_bab1.pdf - Accepted Version

Download (21kB) | Preview
[img]
Preview
Text
73511036_bab2.pdf - Accepted Version

Download (101kB) | Preview
[img]
Preview
Text
73511036_bab3.pdf - Accepted Version

Download (32kB) | Preview
[img]
Preview
Text
73511036_bab4.pdf - Accepted Version

Download (96kB) | Preview
[img]
Preview
Text
73511036_bab5.pdf - Bibliography

Download (7kB) | Preview
[img]
Preview
Text
73511036_bibliografi.pdf - Bibliography

Download (12kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini sangat sesuai dengan masalah yang ada yaitu kurangnya peran serta aktif peserta didik ketika mengikuti pembelajaran. Selain itu materi bangun ruang merupakan materi yang abstrak, yang mana membutuhkan imajinasi yang tinggi bagi setingkat SMP/sederajat dalam memahami konsep. Maka dengan model pembelajaran group investigation peserta didik berperan aktif dalam pembelajaran dan mempunyai pengalaman dalam mengadakan penyelidikan konsep rumus bangun ruang. Penelitian ini bertujuan “Untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran group investigation dapat meningkatkan hasil belajar pada materi pokok bangun ruang bagi peserta didik kelas VIII F MTs Negeri 1 Semarang.” Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yaitu proses pengkajian masalah pembelajaran di dalam kelas melalui refleksi diri dalam upaya untuk memecahkan masalah tersebut dengan cara melakukan berbagai tindakan yang terencana dalam situasi nyata serta menganalisis setiap pengaruh dari perlakuan tersebut. Bagi peserta didik, PTK bermanfaat untuk meningkatkan proses/ hasil belajar dan bersifat kritis terhadap hasil belajarnya. Pelaksanaan penelitian dibagi dalam tiga tahap yaitu pra siklus, siklus I dan siklus II. Pada pra siklus, hasil belajar dan keaktifan belajar peserta didik diperoleh dari 1 tahun yang lalu. Pada siklus I dan II terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil pengamatan dan refleksi akan dijadikan bahan rujukan untuk pelaksanaan siklus berikutnya. Sehingga proses dan hasil pelaksanaan siklus berikutnya diharapkan akan lebih baik dari siklus sebelumnya. Dari setiap siklus akan diukur hasil belajar dan ketuntasan hasil belajar peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pra siklus diperoleh rata-rata hasil belajar dan ketuntasan belajar pada pra siklus adalah 52.97 dan 26.32%. Setelah dilakukan siklus I rata-rata hasil belajar dan ketuntasan belajar mengalami peningkatan yaitu menjadi 57.89 dan 52.63%. Pada siklus II setelah diadakan refleksi pelaksanaan tindakan pada siklus II mengalami peningkatan yaitu rata-rata hasil belajar dan ketuntasan belajar adalah 74.90 dan 91.89%. Dari hasil tersebut disimpulkan dengan penerapan model pembelajaran Group Investigation (GI) pada materi pokok bangun ruang dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas VIII F MTs Negeri 1 Semarang tahun pelajaran 2010/2011

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Model Pembelajaran; Hasil Belajar; Matematika
Subjects: 300 Social sciences > 370 Education > 371 School management; special education
500 Natural sciences and mathematics > 510 Mathematics > 516 Geometry
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Tadris > Tadris Matematika
Depositing User: Nur yadi
Date Deposited: 30 Jun 2014 08:30
Last Modified: 30 Jun 2014 08:30
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/2332

Actions (login required)

View Item View Item